Ber-Kebon

Ariyanisa AZ
Karya Ariyanisa AZ Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 08 Mei 2016
Ber-Kebon

Gimana akhir pekanmu? Sudah keluar rumah? Atau di kamar saja sambil menyelesaikan projek tulisan?
Baiklah, apapun itu yang jelas pastikan bahwa semua ternikmati dan membuatmu semakin baik setiap hari.

Adalah akhir pekan kami, segerombolan anak-anak pramuka yang sekali-kali ingin tahu rasanya mendaki. Karena kami pemula, juga karena sekolah kami berada jauh dari pegunungan, aktivitas pilihan adalah mendaki bukit, dan jelas, kami bukan Ninja Hatori. Tidak tinggi, hanya sekitar dua jam perjalanan untuk sampai di puncak. Tapi, wow.. dua jam yang lumayan membuat kaos, jilbab dan topi kami basah keringat.

Medan perjalanan sampai di atas bukit adalah tanah menanjak yang banyak ditumbuhi pohonan dan rumput liar. Termasuk medan yang tidak terlalu sulit karena lumayan teduh. Tapi meskipun begitu, kami masih harus berhenti beberapa kali untuk sekedar istirahat atau minum air.

*Di sela perjalanan kami tetap sempat ambil gambar.

Bukit ini masyarakat sebut sebagai Bukit Seringgit. Kami kurang faham apa gerangan sejarah di balik bukit ini. Yang jelas Bukit Seringgit berada di Kabupaten Lampung Timur, tepatnya Kecamatan Way Jepara.

Segala pekerjaan yang berat akan terasa lebih ringan jika dikerjakan bersama. Tampaknya adagium tersebut juga berlaku untuk pendakian. Sepanjang jalan kami tidak henti berkelakar dan tertawa, dan itu rupanya mengikis rasa lelah kami hingga tanpa terasa tiba-tiba kami sudah mendekati puncak.

Daan.. taraa... ini dia puncak Bukit Seringgit. Dari atas kami dapat melihat hamparan hijau pohonan, walaupun tak sehebat pemandangan di puncak Sikunir Dieng atau Mahameru film 5cm.
*Pradani (Pradana Putri) kami, yang meski lelah dan ngos-ngosan tapi tetap berusaha sebisa mungkin meniup peluit demi komando pasukan.

Sampai di atas rasanya lelah kami terbayar. Pertama, untuk pemandangan yang dapat kami lihat dari ketinggian, kedua untuk perjuangan yang kami usahakan hingga sampai berhasil mencapai puncak. Keringat yang membasahi nyaris seluruh tubuh kami menjadi syukur tersendiri. Inilah pelajaran mula sebelum kelak kami mendaki puncak yang lebih tinggi. Betul-betul pelajaran karena memang dari proses pendakian ini kami belajar banyak hal. Tentang semangat, kerja keras, anti menyerah, team work, dan tentu persiapan sebelum memulai perjalanan. Sebab memang beberapa teman kami mengalami kram kaki disebabkan tidak ada persiapan fisik sebelum berangkat.

Sebagaimana remaja lainnya, moment dipuncak tetap harus menjadi bagian untuk diabadikan. *Cekrek, cekrek! Selfie memang menjadi hal yang nyaris wajib untuk jomblo, eh, anak muda akhir zaman seperti kami. wkwk

Istirahat di puncak sekitar satu jam, waktu untuk makan snack, minum dan foto-foto, kami lalu melanjutkan perjalanan. Kali ini di bawah sana kami menyasar sebuah danau buatan yang lumayan teduh, sayangnya danau tersebut tidak dapat kami lihat dari atas bukit. Danau yang kami ketahui dengan nama Danau Way Jepara inipun terletak di kecamatan yang sama. Dari puncak menuju danau, awalnya kami kira dekat, karena Pradana bilang jaraknya hanya sekitar tiga kilometer saja. Tapi ternyata, ah mitos!! Perjalanan masih jauh, bahkan kami sempat melewati kebun lada lumayan luas milik penduduk. Seperti biasa, kami berhenti saat mulai lelah dan haus.

*Miss Anis, yang ditugaskan Pembina kami sebagai Pendamping Regu Putri. Saat semua orang memakai sepatu lapangan, guru satu ini memilih mendaki menggunakan sandal jepit untuk alasan malas. Untunglah tidak beroleh-oleh lecet ataupun iritasi di kaki.

 

Dan setelah beberapa harapan kosong yang diberikan oleh Pradana, akhirnya kami sampai juga di danau toba. Bukan!! Danau Way jepara.. *Lumayan teduh, kan..

Di sinilah kami menghabiskan sisa waktu sebelum dzuhur datang dengan berbagai permainan, dan tentu saja.. foto-foto.
Hingga adzan kumandang, saatnya kami memenuhi panggilan. Setelah itu makan siang, lalu pulang.

Sayonaraa.. akhir pekan yang meyenangkan.. (^_^)/

 


  • Pemimpin Bayangan III
    Pemimpin Bayangan III
    1 tahun yang lalu.
    Sebagai guru SMP (?), kamu muda sekali, Icha...

    Izin simpan foto kamu buat file pribadi, thank's... ^_

    *Kapan-kapan jika masih di inspirasi, saya ingin membedah kamu jika diperbolehkan.

    • Lihat 2 Respon

  •   Kurirperasaan063
     Kurirperasaan063
    1 tahun yang lalu.
    Hahaha, jadi Kangen ngunduh Rambutan, sama buah"an bakal metis wawwohhhh wehhh Kangen masa" itu

    • Lihat 2 Respon