Logika disaat suka

Fitri Arista
Karya Fitri Arista Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 15 Juni 2016
Logika disaat suka

Suatu ketika, mungkin kamu pernah mengalami fase dimana sesungguhnya perasaanmu sedang baik baik saja, namun ada hal yang membuat duniamu bukan lagi tentang dirimu saja. Ketika seseorang menjadi salah satu alasanmu untuk semangat membuka mata setiap pagi. Ketika seseorang telah menjadi alasanmu untuk tertawa dan menangis. Ketika seseorang menjadi sangat dekat dengan hatimu yang kamu tutup rapat.

Sejatinya hampir semua manusia tau, bahwa ketika seseorang memandang orang lain sempurna, seketika itu pula ada perasaan yang tak mungkin mampu untuk dipungkiri dengan logika. Sekeras apapun dirimu menolak untuk jatuh cinta, hatimu akan semakin menunjukan pengaruhnya. Pengaruh yang membuatmu insomnia, pengaruh yang membuatmu mencari cara untuk berjumpa, pengaruh untuk memperpanjang percakapan walau hanya sekedar pesan singkat, pengaruh amarahmu memuncak dilanda cemburu tanpa tau sebabnya.

Ya, hanya disaat kamu mulai merasakan suka. Disaat itulah logika seakan tak berguna. Ketika hidupmu semata mata hanya melihat sosoknya. Ketika hatimu hanya terbesit namanya. Ketika kamu seakan lupa perihnya patah hati. Ketika rasa inginmu lebih besar dari rasa sakitmu. Ketika itulah rasa sukamu mengalahkan logika.

Begitupun aku, terhadapmu...

  • view 133