Laki-laki dan Wanitanya

Laki-laki dan Wanitanya

Arini Falahiyah
Karya Arini Falahiyah Kategori Cerpen/Novel
dipublikasikan 28 Maret 2017
Laki-laki dan Wanitanya

Tulisan tentang cinta memang selalu “clickable” dan tentunya menguntungkan blog kita kan?

HAHAHA

 

Terkadang cinta tak melulu soal debaran

Cinta juga tak sekadar membuat nyaman

Tak butuh rayuan dan paksaan untuk merasa ketergantungan

Sama halnya morfin, sama-sama melenakan

 ***

Kita bertemu di persimpangan, dan tersesat di ramainya kota

Berjalan berdampingan dan saling diam

Memulai obrolan berarti suatu kemajuan

Ya, kita maju. Hanya selangkah

Obrolan kita hanya, “Sampai jumpa”

 

Kita bertemu kembali di hiruk pikuknya kereta jam pulang kerja

Berimpitan dan saling kikuk

Desakan kanan-kiri membuat kita semakin meringkuk

Saling melempar senyum berarti suatu kemajuan

Ya, kita maju. Selangkah

Saling melempar senyum tiga detik

Kemudian sibuk dengan pikiran masing-masing dan semakin terhimpit

 

Kita bertemu di gedung resepsi pernikahan teman

Menyapa singkat untuk kesopanan

Kita bergerombol di kelompok yang berbeda

Usai acara, setelah foto-foto bersama

Kita berpisah

 

Kita bertemu kembali di pintu keluar gedung

Aku sedang menunggu ojek online

Kamu sedang menunggu jemputan

Kita basa-basi sewajarnya

Ojek pesananku datang, mobil jemputanmu mulai kelihatan

Kamu mendekat, berkata pada abang ojek

“Pak, hati-hati ya”.

 

Kita bertemu lagi di persimpangan, dan tersesat di ramainya kota

Berjalan berdampingan dan saling tanya kabar

Memulai percakapan panjang berarti sebuah kemajuan besar

 ***

Cinta itu unik, kadang berlainan tapi saling tertarik

Cinta itu sederhana, tak perlu romansa seperti drama korea

Cukup buktikan saja pada orang tuanya

  • view 169