Menangis Saja

Arini Arlies
Karya Arini Arlies Kategori Puisi
dipublikasikan 26 Januari 2016
Menangis Saja

Menangis saja.

?

Ibu pernah bilang begitu padaku yang selalu memendam tangis sambil malu-malu. Dulu sekali.

?

Katanya, menangis saja ketika pundakmu memberat perlahan oleh beban

Ketika matamu melihat ke depan, namun kau hanya melihat bayang-bayang

Ketika nafasmu terengah karena langkah-langkah yang kau kira jauh, ternyata baru sepetak kau tinggalkan

Atau ketika nafasmu memburu karena penatnya dinding-dinding putih yang perlahan mengurungmu dari luar, hingga hanya diam yang kau bisa

Ketika kakimu ingin melangkah, berlari sejauh mungkin tapi keadaan hanya bisa membuatmu merangkak satu-satu

Ketika tanganmu ingin menggapai segala yang ada di depan, namun rasanya berat seperti terikat

Ketika kau ingin menyuarakan segalana namun hanya ada angin yang berlalu di pipi kanan kirimu. Hingga ternggorokanmu tercekat. Sakit sekali.

?

Kadang, tidak apa-apa kalau kita mengakui tidak bisa apa-apa

?

Maka kali ini aku menangis saja

?

?

Jakarta, Januari 2016.

  • view 184