Hujan

Arifin Narendra Putra
Karya Arifin Narendra Putra Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 24 Januari 2016
Hujan

Bagiku hujan adalah bagian dari semua rasa bersalah kita pada rasa. Cinta yang tak terlampiaskan pada perasaan tak aman yang datang secara tiba-tiba, perasaan yang menunggu untuk dikatakan.

Setiap hujan datang, aku masih mengakrabi alis matamu, hitam bola-bola matamu dan lesung pipi yang entah bagaimana tak pernah bisa kulukiskan dengan berbagai bahagia. Aku mencintaimu, karena aku tak punya cara lainnya untuk bisa mendekapmu dengan cara yang tak biasa.

Hujan selalu menjadi cara agar kita bisa melihat pelangi yang sama, menari bersama dibawah air yang jatuh secara perlahan. Dan cinta selalu punya pemaknaan atas apa yang kita lakukan, lewat bahagia, sedih dan tawa. Kita adalah dua orang yang berusaha menemukan ujung dari keegoisan kita sendiri. Memaknainya menjadi bagian dari masing-masing kita.

Sekali lagi, hujan berhasil membawaku pada perasaan paling dalam, perasaan tak ingin kau tinggalkan. Dan lagi, tetaplah bersamaku!

?

Muhammad Arifin Adi Saputra

Depok, 24 Januari 2016