Sebuah Penyesalan (?)

Arifin Narendra Putra
Karya Arifin Narendra Putra Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 09 Desember 2016
Sebuah Penyesalan (?)

Aku tahu ada yang sulit untuk kau lupakan ketika hujan datang, ada sesuatu yang terasa sesak memasuki dirimu, seperti; sapaan seseorang yang berada di ujung telpon “hati-hati pulangnya, hujan jalanan licin.” Atau seseorang yang dengan rela memayungimu dengan jaket nya “nanti kamu kehujanan, nanti sakit. Aku nggak mau kamu sakit.”

Sesaat kau berpikir untuk melupakan semuanya, bagimu masa lalu adalah momok menakutkan bagi patah hati yang berlebihan. Tapi kali ini percayalah padaku. Masa lalu ada bukan untuk kau lupakan atau kau hilangkan, masa lalu ada untuk kelak kau sesalkan ketika kau renta. Ketika semua ototmu menjadi lemas, kulitmu mulai keriput, dan kau mulai pikun. Terduduk di teras rumah sambil menatap cucumu berlari. “Seharusnya aku tidak pernah memutuskan seperti itu dulu.” Dan dengan tatapan nanar kau mulai berdoa kepada Tuhan untuk memutar kembali waktu agar kau bisa memperbaiki semuanya.

Masa lalu akan selalu datang untuk memberimu pelajaran karena menjadi manusia yang egois karena keputusan sesaat. Dan setelah kau mulai renta dan menyesal karena masa lalu, selamat kau telah menjadi manusia normal seperti kebanyakan orang.