Tertabur Sepi

arik abd muhyi
Karya arik abd muhyi Kategori Puisi
dipublikasikan 06 September 2016
Tertabur Sepi

Tentang sebuah kenangan yang tersimpan rapi di peti mati

dikubur bersama bunga-bunga yang tertabur

mewarna, bercorak nan harum

mewangi minyak kasturi dari surga yang asri

 

Seolah keramat,  kau datang berziarah setiap bayanganku

hampiri dirimu yang terkasih dulu

menaburi bunga-bunga baru yang kau petik setelah musim salju

diatas kenangn yang kukubur atas namamu bernisan aku

 

Rapalan do'a-do'a, mantra-mantra untuk aku yang kau kubur 

ditanah semai hatimu sendiri

 

Harapan apa yang kau maksud?

dugaku kau ingin aku bangkit kembali

bersama bunga-bunga yang terhisap kumbang nakal di pagi hari

layu, lemas dan kering tak sesegar sebelum musim salju waktu itu

 

Kau berduka, kau menangisi kematianku yang tak pernah ku damba itu

tapi, entahlah takdir kematian.

insan mana yang bisa menebak?

 

Hanya saja kekecewaanku 

kau terlalu mengubur dilautan dalam

aku berkarat kesepian.

 

Madura, 12-Agustus- 2016

 

 

 

  • view 171