Hujan dan kenangan

Arie Prakoso
Karya Arie Prakoso Kategori Puisi
dipublikasikan 30 Januari 2017
Hujan dan kenangan

Aku duduk dalam lamunanku bertemankan secangkir kopi hitam hangat, tapi tak pernah sehangat pelukanmu kala hujan di langit sore itu

Ya... Hujan selalu membawaku larut dalam kerinduan,  dimana kita pernah bermain dengan riangnya, lalu berjalan di bawah pelangi senja

Tau kau kini,  aku hanya mampu mengingatmu, merindukan mu tanpa pernah mampu terobati lagi.  

Hujan adalah kerinduan bagiku, hujan akan slalu sedingin fajar tanpa pelukan

Hujan selalu tentang dirimu dan kenangan. 

Lalu bisakah hujan jatuh di bibirmu,  seperti bibirku yang pernah jatuh di senyum manis itu

  • view 89