WAKTUKU TELAH TERHENTI

Zulfitri Ardianti
Karya Zulfitri Ardianti Kategori Puisi
dipublikasikan 28 November 2017
WAKTUKU TELAH TERHENTI

WAKTUKU TELAH TERHENTI
 
Membuka Mata lalu tersenyum
Melihat apa yang sedang mata ini lihat
Siapakah mereka ?
Orang atau siapakah ?
Belum pernah mata ini melihatnya.
 
Sepertinya mereka sedang membicarakanku
Mereka saling berbisik
Seakan sedang merencanakan sesuatu.
Pandangan nya mengarah kepadaku.
 
Mereka mulai menghampiriku
KEMUDIAN
Rasanya tubuhku ini sudah kaku
Rasanya mulut ini sudah terkunci
Rasanya kedipan mata ini sudah berat
Dan rasanya nafas ini mulai berkurang dan terhenti di satu titik.
 
Antara sadar dan tidak
Aku seperti berada di atas jasadku.
Aku seperti melihat tangisan air mata.
Entah Air mata siapa "aku lupa"
Ingatanku tentang kehidupan di dunia telah terhapus.
 
Hidupku berakhir di usia Dua Puluh Tahun.
UsiaYang masih muda
Usia Yang matang untuk mengukir mimpi
Usia Yang sangat pas untuk meraih mimpi
Dan usia yang bisa mewujudkan mimpi.
 
Seperti inilah waktuku terhenti
Ternyata bukan hanya mati rasa 
Tapi aku mengalami mati raga dan jiwa.
Arwah yang mereka sebut bila sudah tiada.
 
Ternyata aku telah tiada di dunia yang fana.
Jiwaku telah tiada, dan jasadku telah terkubur.
Waktu telah terhenti
Ku harap bukan hanya air mata yang menghujaniku.
Tapi ku harap akan banyak doa yang menyertaiku.
 
 
 
 
 

  • view 120