Apa yang lebih pedas?

Ara Diara
Karya Ara Diara Kategori Puisi
dipublikasikan 17 Maret 2016
Apa yang lebih pedas?

Apa yang lebih pedas?

Bawang bombay yang diiriskah?

Bukan, lebih dari itu

?

Apa yang lebih pedas?

Merica yang terkena mata?

Bukan, lebih pedih dari itu

?

Apa yang lebih pedas?

Cabai setan, cabai rawit, cabai jawa?

Bukan, lebih dari kesemuanya

?

Lalu, apa yang lebih pedas?

Adalah Kamu, yang membuatku kecewa.

Pedas hingga ubun-ubunku panas.

Pedas, hingga kerongkonganku tercekat tak mampu keluarkan suara.

Pedas, hingga rasa pedas itu menstimulasi kelenjar di mataku

mengalirkan butir-butir bening di pipi.

Kamu, seseorang yang membuatku merasa pedas hingga pedih ke ulu hati.

Pedas, hingga hatiku terhadap segala sesuatu menjadi kebas.

  • view 113