Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Puisi 17 Maret 2016   23:16 WIB
Apa yang lebih pedas?

Apa yang lebih pedas?

Bawang bombay yang diiriskah?

Bukan, lebih dari itu

?

Apa yang lebih pedas?

Merica yang terkena mata?

Bukan, lebih pedih dari itu

?

Apa yang lebih pedas?

Cabai setan, cabai rawit, cabai jawa?

Bukan, lebih dari kesemuanya

?

Lalu, apa yang lebih pedas?

Adalah Kamu, yang membuatku kecewa.

Pedas hingga ubun-ubunku panas.

Pedas, hingga kerongkonganku tercekat tak mampu keluarkan suara.

Pedas, hingga rasa pedas itu menstimulasi kelenjar di mataku

mengalirkan butir-butir bening di pipi.

Kamu, seseorang yang membuatku merasa pedas hingga pedih ke ulu hati.

Pedas, hingga hatiku terhadap segala sesuatu menjadi kebas.

Karya : Ara Diara