Cahayanya terang, tapi...

Ara Diara
Karya Ara Diara Kategori Puisi
dipublikasikan 02 April 2016
Cahayanya terang, tapi...

Ada lelaki yang datang di hidupku.

Sosok yang sempurna hatinya,

Lembut tutur bahasanya,

Dan memperjuangkanku, katanya.

Dia bercahaya, tapi sayang hanya...

Sebatas lilin kecil yang cepat padam.

Baru dinyalakan, telah habis sinarnya redup. Tanpa harapan.

?

Ada lagi lelaki, yang dengannya aku nyaman.

Serasa seorang pangeran di halaman terakhir buku cerita.

Mengajakmu tertawa mengelilingi istana.

Dia bercahaya, tapi sayang hanya...

Seperti kembang api yang menyala.

Meletup-letup kecil, hilang sinarnya kemudian.

?

Lalu ada lelaki, yang dengannya

Aku seperti lengkap sempurna.

Matanya menyedot seluruh jiwa.

Dia sangat terang cahayanya,

Tapi lagi-lagi sayang..

Cahayanya belum mampu menembus ruangku.

Karena cahayanya hanya terlihat terang..

Tapi tidak untuk menyinariku.

  • view 137