Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Ekonomi 18 Juli 2018   11:53 WIB
PPH Pasal 25 yang Wajib Kamu Pahami

Pajak Penghasilan Pasal 25 (PPh Pasal 25) menjadi salah satu ketentuan pajak yang harus dipahami bagi pemilik usaha/pengusaha, baik usaha perorangan maupun badan usaha. Tujuan dari PPh Pasal 25 agar dapat meringankan beban Wajib Pajak.  PPH atau Pajak Penghasilan adalah pajak yang mesti dibayarkan dalam kurun waktu 1 tahun sekali. 

Tapi, ternyata pembayaran pajak penghasilan dapat dicicil setiap bulan. Untuk skala perusahaan, penghasilan tersebut hanya bisa dibuat setelah adanya laporan keuangan yang dilaporkan dalam tutup buku tahunan. 

Dalam Membayar Pajak, memiliki 2 kategori yang  jumlah pajak penghasilan harus dibayarkan. 

Kategori pertama adalah Wajib Pajak Orang Pribadi Pengusaha Tertentu (WP-OPPT). Pajak ini, ditujukan oleh orang-orang yang menjalankan usaha kecil menengah, baik secara grosir atau pun eceran. Pajak UMKM ini memiliki Jumlah pajak penghasilan yang harus dibayarkan, atau PPh 25 bagi OPPT = 0.75% x omzet bulanan tiap masing-masing tempat usaha.

Kategori Kedua adalah Wajib Pajak Orang Pribadi Selain Pengusaha Tertentu (WP-OPSPT). Pajak ini ditujukan pada Karyawan yang bekerja di suatu perusahaan. Tarif pajak yang harus dibayarkan sesuai dengan jumlah gaji yang diterima. Dengan penghasilan karyawan di atas 50 juta dengan jumlah pajak 5%. Hitungan PPh 25 bagi OPSPT = Penghasilan Kena Pajak (PKP) x Tarif PPh 17 ayat (1) huruf a UU PPh (12 bulan).

Tarif PPh 17 ayat (1) huruf a UU PPh adalah:

1. >Rp 50.000.000 = 5%

2. Rp 50.000.000 – Rp 250.000.000 = 15%

3. Rp 250.000.000 – Rp 500.000.000 = 25%

4. >Rp 500.000.000 = 30%

Karya : Aprilia Periera