Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Ekonomi 16 Juli 2018   16:10 WIB
Budidaya Jamur Tiram yang Makin diminati

Salah satu bahan pangan yang makin banyak diminati orang adalah jamur tiram. Olahan dari jamur ini pun semakin beragam saja. Ada yang mengolah menjadi pepes jamur, sup jamur, rendang jamur dan cemilan olahan jamur lainnya. Semakin tingginya permintaan dan kebutuhan jamur, maka budidaya Jamur Tiram sudah banyak dijalani oleh banyak usaha kecil menengah yang dapat dijadikan bisnis rumahan untuk kamu yang pemula. Berikut ini, cara  budidaya jamur tiram.

Cara Budidaya Jamur Tiram

1. Pilihlah Bibit Unggulan

Jika ingin mendapatkan hasil jamur tiram yang baik, tentu kamu harus memilih bibit yang berkualitas. Dalam pemilihannya harus dilakukan dengan tepat. Karena bibit itulah yang menentukan baik dan buruknya tanaman jamur yang akan tumbuh nanti.

 

2. Menyiapkan media tanam Jamur Tiram

Media tanam untuk Jamur Tiram sangat sederhana yaitu serbuk kayu, kapur, air, dan juga plastik jenis polipropilen. Media ini akan dipakai untuk menaruh bibit jamur unggulan.

3. Fermentasi media taman

Fermentasi ini, sering dilakukan dengan menyemprotkan cairan fermentasi ke serbuk kayu yang digunakan sebagai tempat menaruh bibit Jamur.

4. Sterilisasi Ruangan

Mensterilisasi ruangan yang digunakan untuk menyimpan bibit Jamur tersebut. Untuk menyimpan bibit jamur ruangan harus steril, Kemudian  masukkan bibit Jamur ke suhu ruang 95-110°C, selama 8 hingga 10 jam.

5. Inokulasi dan Inkubasi

Inokulasi  ialah langkah yang  harus dilakukan, dengan cara mengembalikan suhu normal ruangan setelah proses sterilisasi. Lalu yang akan kamu lakukan adalah menginkubasi bakal bibit yang telah tumbuh agar nantinya bisa berkembang dengan baik.

Karya : Aprilia Periera