Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Inspiratif 4 Mei 2018   14:28 WIB
Perjalanan Soeprapto Suparno- Founder JNE dan Inovasi Jasa Pengiriman Barang

Soeprapto Suparno lahir pada 7 Oktober 1934 di Bangka. Pengusaha sukses ini meninggal dunia pada Selasa, 23 juni 2015 pada umur 81 tahun. Soeprapto Suparno meninggalkan sebuah warisan bisnis yang berkembang di Indonesia, Ia juga seorang istri, enam anak dan 12 cucu. Franchise dari JNE telah berkembang pesat sampai saat ini.

Citra Van Titipan Kilat

TIKI dibangun pada 1 September 1970 oleh H. Soeprapto Suparno dan Ibu Hj. Nuraini  dengan nama Citra Van Titipan Kilat dengan alamat di Jalan Raden Saleh Raya No. 2, Jakarta Pusat. Kehadiran aktivitas dan mobilitas yang tinggi di bandara dengan menangani sejumlah kiriman paket dan dokumen, telah memotivasi perusahaan ini untuk diluncurkan. Seiring waktu, TIKI sudah ada di seluruh Indonesia. Selain pengiriman domestik, TIKI juga dapat melayani pengiriman ke luar negeri. Pada tahun 1990, TIKI membuka divisi pengiriman luar negeri, yang menjadi anak perusahaan TIKI yang disebut TIKI JNE (Nugraha Ekakurir Line).

PT Tiki Line Nugraha Ekakurir (JNE)
Setelah itu Soeprapto dengan Johari Zein membangun perusahaan bernama PT TIKI Nugraha Ekakurir Line (JNE) yang didirikan pada 26 November 1990. Dengan modal awal Rp.100 juta, Soeprapto Suparno dan Johari Zein, yang hanya didukung oleh 8 orang karyawan JNE, Konsep bisnisnya, yang berkaitan dengan ekspedisi, impor barang dan dokumen, awalnya difokuskan pada jaringan internasional, dari luar negeri ke Indonesia.


Seiring waktu, Tiki dan JNE tumbuh dalam dua arah yang berbeda. Pada tahun 2000, Soeprapto akhirnya memisahkan diri dan mengurus JNE melakukannya sendiri. Soeprapto juga meluncurkan sebuah logo perusahaan barunya di tahun yang sama. Dari titik ini Soeprapto langsung berinovasi dengan menawarkan layanan yang berbeda dari Tiki.

Selain memilih jasa pengiriman barang atau jasa kurir, JNE juga menawarkan layanan untuk money remittance dan inovasi layanan Pesona (oleh-oleh nusantara), wadah makanan dan suvenir UKM di seluruh Indonesia untuk menjual produk mereka secara online. Selain itu, penjualan JNE juga mengalami pertumbuhan di atas rata-rata 20%. Dan pertumbuhan industrinya hanya (10% -15%). Kurir JNE mengambil barang ke rumah konsumen setelah panggilan konsumen. Layanan pengiriman barang-barang dasar ini dilengkapi dengan asuransi jne dengan GPS sehingga  bisa memantau armada dan barang-barang kiriman.

Itulah Sosok Soeprapto Suparno dalam perjalanan hidupnya yang luar biasa bisa mengembangkan jasa ekspedisi yang masih berjalan sampai sekarang. 

Karya : Aprilia Periera