Kenapa Baterai Smartphone Tidak Boleh Sampai 0% ? Ini Alasannya

Anwar  Karyadi
Karya Anwar  Karyadi Kategori Teknologi
dipublikasikan 26 Mei 2017
Kenapa Baterai Smartphone Tidak Boleh Sampai 0% ? Ini Alasannya

Pengguna smartphone memang rasanya sudah tidak dapat dihitung lagi jumlahnya. Jangankan sedunia, jumlah pengguna smartphone di Indonesia saja rasanya sulit dihitung karena terlalu banyaknya. Nah, memiliki smartphone maka salah satu kewajiban yang harus dilakukan sebagai pemilik smartphone adalah tentu menjaga smartphone supaya lebih awet dan tidak gampang rusak. Baterai adalah komponen yang sangat penting dalam sebuah smartphone. Apa jadinya jika baterai smartphone bermasalah ? Kinerja smartphone pun menjadi tidak obtimal bukan ? Jangan terbiasa membiarkan smartphone dalam kondisi baterai 0%. Membiarkan smartphone sampai baterainya habis 0% adalah salah satu kasus yang masih lumayan banyak dialami oleh pengguna smartphone. Kenapa membiarkan smartphone sampai baterainya 0% itu tidak boleh ? Tentu ada alasan kenapa kamu sangat tidak disarankan untuk membiarkan ponsel dalam kondisi daya baterai 0%.

Alasan yang pertama adalah karena dapat memperpendek usia baterai alias bisa membuat baterai smartphone milikmu tidak awet. Apalagi jika jenis baterai yang ada pada smartphone kamu adalah Li-on, dimana jenis baterai ini sebetulnya mempunyai aturan jika kamu harus mempertahankan kondisi daya baterai si persentasi 50% atau dibawahnya yang tidak terlalu jauh yakni kurang lebih 25% untuk di-charge. Kemudian alasan yang kedua adalah dapat menjadikan smartphone bakal memasuki tahap kalibrasi yang berulang-ulang. Sehinga proses pertama untuk masuk smartphone tersebut jadi agak lambat. Sebagian orang mengganggap bahwa mencharge smartphone dari kondisi baterai 0% sampai 100% adalah sebuah metode charge yang baik. Pernyataan yang demikian ini sebetulnya kurang tepat. Boleh saja dilakukan charge baterai dengan metode tersebut, akan tetapi tidak disarankan untuk dilakukan secara berulang-ulang. Jika ingin mencharge smartphone dalam kondisi baterai 0% sampai 100%, cukup lakukan sekali dalam satu bulan saja, jangan terlalu sering.

Bahkan bukan hanya membiarkan baterai smartphone sampai 0% yang tidak disarankan. Kamu pun tidak disarankan untuk membiarkan terlalu lama smartphone kamu dalam keadaan presentase baterai 10%. Tentunya ini akan berujung pada smartphone kamu yang mati mendadak karena kehabisan daya baterai. Charge smartphone kamu paling tidak ketika kondisi daya baterai sudah 15% atau paling parah adalah 10% demi menjaga awetnya baterai dan juga smartphone milikmu juga.

baca juga www.mediaterkini.com untuk melihat update berita IT dan Teknologi lainnya.

  • view 564