Belajar

anum nangin
Karya anum nangin Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 05 Maret 2016
Belajar

?Setiap kejadian atau peristiwa yang menimpa kita pasti ada hikmahnya?

Baik yang kita ataupun orang lain yang mengalami

?

Begitulah perbincangan kemarin.

Jadi ceritanya dari curhatan si mj pagi ini aku jadi banyak belajar.

Kalau selama kita HIDUP ITU ADALAH BELAJAR. Karena setiap apapun yang terjadi dalam hidup ini adalah ilmu. Aku percaya Setiap kejadian atau peristiwa yang menimpa kita pasti ada hikmahnya. Hikmah agar kita terus belajar dan mendapat ilmu didalamnya. Belajar dari ilmu yang kita dapat agar tak mengalami kejadian-kejadian yang tak kita inginkan kedepannya.

Perkenalkan nama temanku itu mj, itu hanya nama yang dibuatnya sendiri semasa kuliah. Nama itu bukan nama sembarangan. Itu singkatan dari nama aslinya. Kebetulan namanya kalau disingkat jadi seperti itu dan keren pula tu singkatanya. *Jijai* :D. (karena namaku gak bisa disingkat)

Pagi tadi dia curhat panjang lebar, kurang lebih begitulah perbincangan kami. Bukan tanpa alasan dia curhat sepagi dan sepanjang itu. Karena aku tahu dia bukanlah tipe orang yang suka mengeluh tentang sesuatu hal yang sepele.

Dia hanya sedikit kaget dengan dunia kost yang baru-baru ini dijalaninya. Dunia kost yang dulu dibayangkan ternyata tak seindah itu. Yang ada dibenaknya dunia kost, hijrah dari medan ke salah satu kota pelajar, hidup mandiri, jauh dari orang tua, kuliah, bekerja, saat weekend bisa mengeksplor tempat-tempat indah dikota itu, pengalaman baru, ketemu orang-orang baru. Dan diakhiri dengan ?kebanyang gak kau num gimana hari-hari indah kita nanti disana.? itu kalimat sebelum dia benar-benar hijrah.

Dan itu moment dan rencana aku dan dia sama-sama hijrah kekota itu. Tapi sayangnya hanya dia yang benar-benar hijarah.

Hijrah untuk melanjutkan studi masternya, dan meninggalkan semua kenikmatan yang didapat selama di Medan. Mulai dari kalau bangun pagi pasti ada mamaknya yang bangunin, bangun tidur langsung sudah ada sarapan dimeja makan, bekal untuk makan siang dikantor udah tersedia dimotornya, motornya juga standbay didepan rumah, lalu melangkah dengan ringanlah ?kekantor.

Tapi, dia hanya belum terbiasa.

Dan saat ini dia harus berjuang lagi dari bawah. Berjuang dari mulai mencari pupuk untuk perutnya yang hanya 5cm, berjuang saat berebutan angkutan dengan para perantau lainnya, berjuang untuk bisa membenahi diri sendiri.

?Dan pagi ini dia sempet juga nasehatin kalau aku harus bersyukur dengan pekerjaan yang kupunya hari ini. Karena mencari pekerjaan itu susah.

Sepanjang hari ini, dapat ilmu banyak kali ya dari anak itu. Ilmu syukur yang kadang-kadang aku suka lupa. Ilmu ikhlas yang kadang-kadang aku selalu kurang terima diperlakukan, ilmu berterima kasih yang kadang-kadang lupa kalau hidup ini berdampingan dengan orang lain.

Karena keadaan selalu mengajarkan ilmu yang luar biasa. Agar kita bisa bangkit jadi lebih baik lagi dari keadaan hari ini.

  • view 161