Surat

anum nangin
Karya anum nangin Kategori Cerpen/Novel
dipublikasikan 15 Februari 2016
Surat

Asslamualaikum...

Selam cinta dan peluk hangat dari anakmu.

Al-Fatihah

Semoga mamak berkumpul bersama-sama orang yang mukmin dijannahnya. Mak wa rindu kali..rindu serindu..rindunya. Aku tak tahu akan mengutarakan perasaanku ini dari mana yang jelas aku sangat mencintaimu.

Terimakasih telah bersedia menjadi ibu untuk anak yang tak tahu terimakasih ini.

Terima kasih telah menjadi ibu yang rela memberikan tangan dan kakinya untuk membuat anak yang satu ini mampu berjalan.

Terimakasih telah merelakan badanmu menjadi gemuk karena telah melahirkan anak yang nakal ini.

Terimakasih telah meminjamkan rahimmu yang hangat itu untuk seonggok daging ini, sosok yang selalu melawan padamu.

Terimakasih telah merelakan nyawamu terancam untuk melahirkan anak yang malas ini.

Dan kau tak menghiraukan seperti apa predikatnya kelak, yang kau tahu apapun yang akan terjadi pada anakmu, yang ada dibenakmu hingga akhir hayatmu hanyalah menyayangi, mencintai, mengasihi anakmu.

Ungkapan apapun yang ku utarakan tak akan mampu membalas semua kebaikanmu, walau hanya sekecil semut. Yang perlu engakau tahu wahai mamakku tercinta. Jika harus mengulang zaman dan waktu, aku tetap ingin menjadi anakmu.

Tertanda anakmu yang selalu merindukanmu.

???????????

  • view 98