Sekerat Asa Ditengah Nestapa

Dewi Antesih
Karya Dewi Antesih Kategori Inspiratif
dipublikasikan 24 Mei 2016
Sekerat Asa Ditengah Nestapa

Sekerat Asa Ditengah Nestapa

Kehidupan, selalu menyisakan tangis disetiap episodenya. Kesedihan, kadang membuat jiwa luruh seakan memupus asa. Terlebih, ketika pelangi kehidupan tak kunjung muncul seiring derasnya ujian yang datang. Pedih memang, ketika impian hidup tak kunjung terwujud. Lantas, jika sudah demikian, apa yang seharusnya dilakukan?
Instropeksi, sebaiknya itu langkah pertama yang harus ditempuh. Mengevaluasi kembali, tentang cara hidup yang selama ini kita jalani. Adakah kekhilafan yang pernah kita lakukan? Terhadap Tuhan? Terhadap sesama? Adakah hati yang tersakiti oleh lisan kita? Adakah hak orang lain yang belum kita bayarkan? Adakah amanah yang belum tertunaikan? Kedua, banyak memohon ampun. Beristighfarlah sebanyak-banyaknya. Mungkin dosa kita terlalu banyak, sehingga sulit sekali mewujudkan impian. Ketiga, perbaiki diri. Jadilah yang terbaik menurut versi kita sendiri. Benahi yang kurang, tingkatkan yang sudah menjadi kelebihan. Ke empat, pasrahkan diri. Setelah semua upaya sudah dilakukan, maka serahkan semuanya pada Tuhan. Biarkan Ia yang menentu kan hasil upaya kita. Karena sejatinya, kepedihan yang kita alami adalah cara-Nya untuk membuat kita makin dekat pada-Nya. Dan ketika kita sudah mendekat, maka terwujudnya impian hanyalah soal waktu. Percayalah! Akan selalu ada sekerat asa ditengah nestapa. Wallahu 'alam bishowab.

  • view 98