#Halal ?

Annisa Mikaila
Karya Annisa Mikaila Kategori Agama
dipublikasikan 19 Mei 2016
#Halal ?

Disini saya mau bercerita (dibaca curhat). Bagi setiap muslim pasti memiliki aturan-aturan dalam memilih makanan atau lebih tepatnya makanan yang boleh dimakan adalah makanan yang halal. Halal yang pasti mudah dimengerti adalah makanan yang berasal dari hewan yang tidak bertaring, hewan yang tidak hidup di dua alam, hewan yang tidak menjijikkan seperti babi dan burung selain bangsa burung yang berkuku yang kukunya digunakan untuk mencengkeram dan menyerang musuhnya seperti elang. 

Makanan tersebut jelas halalnya. Di Indonesia makanan yang dijual harus memiliki sertifikat halal jika tidak maka tidak boleh dikonsumsi oleh orang muslim. Lantas bagaimana makanan yang dijual di tempat yang tidak bersertifikat halal ? Contohnya saja warung lalapan karena saya anak kos warung lalapan adalah warung makan andalan bagi mahasiswa (dulu waktu saya jadi mahasiswa). Apakah bisa dikatakan halal untuk dimakan?

Jika memang Indonesia memberikan peraturan sertifikat halal maka seluruh tempat yang menjual makanan juga harus diperiksa halalnya, bagaimana cara memasaknya, dimana para penjual membeli bahan makanannya dll. Mengapa sertifikat halal hanya diberikan pada makanan berkemasan saja misalnya ? 

Bagaimana bisa menjamin bahwa tempat yang telah bersertifikat halal benar-benar sudah halal ?

Bagaimana kehalalannya sebuah produk yang diciptakan suatu kaum apabila hasil pendapatannya digunakan dalam peperangan di Palestina ? Apakah masih dapat dikatakan halal walaupun sudah memiliki sertifikat halal dari MUI ?