Para Pengingat Diri

Annisa Dwinda
Karya Annisa Dwinda Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 26 Februari 2017
Para Pengingat Diri

Kalimat-kalimat itu pada awalnya saya lahirkan sebagai pengingat diri, namun saya malah pergi. Andaikan mereka memiliki dua tangan yang berfungsi laiknya manusia normal, saya pasti sudah lebam dihantam sana-sini, atau bisa jadi saya justru ditikam pedang panjang. Belum cukup mereka berdemo, datang lagi para potret. Andaikan para potret juga memiliki dua tangan, pipi saya pasti sudah memerah ditampar kanan-kiri.

Kepada tulisan-tulisan yang dilahirkan ketika saya masih waras, juga kepada potret-potret yang kebanyakan tidak dikehendaki adanya, saya mengucapkan terima kasih. Terima kasih telah mengingatkan saya di masa sekarang. Saya malu. Saya benci.

Salam,
Saya yang sedang merindukan saya.

  • view 139