Ora Danta

Annisa Pratiwi
Karya Annisa Pratiwi Kategori Budaya
dipublikasikan 18 Mei 2017
Ora Danta

"Oniiihh! Et dah kemana si lu tong, emak lu gegoaran ge ora nyaut pisan. Pulang udah sore, mandi gih dah!"

"Awang mak, bagen ngapa mak maen dulu."

***
Terkikik kadang mendengar ketika mereka bercakap-cakap. Setiap hari ujaran-ujaran seperti ini seringkali terdengar ketika orang-orang dari kampung atas perumahan tempat kami tinggal memanggil anak-anaknyanya pulang saat sedang asyik bermain di tanah lapang depan rumah kami.

Secara pribadi saya senang sekali mendengarnya. Selain  lucu didengarnya juga ditambah dengan ekspresi wajah"nyolot" dengan kening mengkerut.

Volume suara yang seharusnya rendah menjadi melengking, terdengar hingga ke stasiun kereta.

***

Bahasa betawi ora masih banyak digunakan oleh orang-orang di seputar Cikarang, Babelan, dan Tambun, tetapi hanya sedikit di wilayah kota Bekasi lainnya yang menggunakan, hal ini disebabkan warga kota Bekasi sebagian besarnya adalah pendatang dari berbagai daerah di Indonesia.


Pada dasarnya tidak ada perbedaan antara bahasa Betawi Bekasi dengan bahasa Betawi Jakarta karena mereka satu nenek moyang.

Hal yang ingin ditekankan di sini adalah sulitnya untuk meneliti kosakata serapan dari bahasa Betawi ke dalam bahasa Indonesia, karena kosakata dalam bahasa Betawi banyak yang diserap dari bahasa lain.

"Ora danta pisan elu mah." Haha....

  • view 43