Pemuda dan Sumpah Pemuda

Annisa Azizah
Karya Annisa Azizah Kategori Inspiratif
dipublikasikan 09 Februari 2016
Pemuda dan Sumpah Pemuda

Pemuda dan Sumpah Pemuda (.)

Pemuda
Pemuda
Pemuda
aku bingung apa ketika meneriakkan sumpah pemuda, apakah seorang pemuda sejati adalah seorang yang turun dijalan dan berorasi? yang memainkan kata di antara yang lain? Apakah seorang pemuda sejati harus yang haus akan politik? apakah ketika semua diatas namakan bangsa itu harus terkait dg politik?
Pernah baca juga katanya orang paling buta adalah orang yang tak haus politik.
haff :(
Jika memang pernyataan itu benar, berarti saya adalah salah satunya orang itu. Yang tak haus politik dan malah sedikit mundur jika berbicara akan hal itu.
Aku begini juga bukan karena aku benci politik dan mengatakan layaknya orang orang bahwa politik itu kotor. Bukan. Bukan.
Tapi aku hanya sadar diri bahwa setiap perkara pasti akan ada yang mengatasinya. Setiap episod sistem pasti akan ada ahlinya. Dan aku? Itu bukan ahli ku. Aku tau itu.
Aku hanya berfikir, jika aku yang tak faham ini hanya ikut2an dan taqlid buta, yang ada aku akan mati muda dalam penyelasan. Yah. Seperti orang bodoh yang mengikuti kemana arah gerak angin.
Aku hanya berfikir positip utk menyerahkan hal ini kepada yg ?lebih berhak?. Aku hanya membayangkan saja, jika saja semua pemuda mengurus akan hal itu, maka gedung DPR nntinya akan penuh dan tak ada lagi yang memeriksa orang sakit, mengajar anak anak, memasak di restoran, petani, bahkan penjual cendol. Tak akan ada.
Maka aku bilang, ambil bagianmu. Dan tinggalkan kepercayaan positif utk bagian lain ke orang lain!
Cth lain kecil adalah dalam sebuah keluarga, ketika ayah dan ibu mereka sibuk bekerja, siapa yang akan mengurus anak? Memasakkan untuknya? Mengajarinya mengerjakan pr? Siapa? Maka lagi lagi, ambil bagianmu dan tinggalkan bagian yang lain.

Bukan berati aku juga tak peduli dengan ?bagian lain? itu. Tidak. Meninggalkan itu perlu syarat, yakni kewajiban dan hak pasti harus terpenuhi.

Sumpah pemuda :
Kami bangsa indo bertanah air satu, bangsa indonesia. Kami ?. berbahasa, ?

Tak ada kata politik kan?
Yang tertera disitulah adalah jadilah bagian indonesia dan hidupilah indonesia.
Lagi lagi hidupi bukan dalam 1 titik. Tpi segala titik. Dan pemuda adalah segalanya. Adalah kunci peradaban bangsa.
Pemuda adalah yang berani bermimpi, yang berani berkata dan bersua, yang berani maju, yang berani bergejolak, yang berani berkarya, berani menulis, berani bertindak, berani hidup bahkan berani mati untuk negri.
Pemuda, lakukan sesuai bagianmu, dan berkaryalah ! Hidup rakyat INDONESIA !

Sellow, ini opini kok. Let?s enjoy with your opinion :)

Semarang, 28 okt '15 | pemuda pemimpi

  • view 190