Apakah waktu menyembuhkan luka?

Anna Rakhmawati
Karya Anna Rakhmawati Kategori Renungan
dipublikasikan 16 November 2016
Apakah waktu menyembuhkan luka?

Dulu saya pernah membaca sebuah buku dan menemukan kalimat : time heals wounds. Waktu menyembuhkan luka.

Awalnya saya sepakat, memang orang yang terluka butuh waktu untuk sembuh. Kemudian penulis lain memilih faktor jaraklah yang dapat menyembuhkan. Mungkin iya bagi sebagian orang, mungkin juga tidak bagi sebagian yang lain. Bagaimana jika jarak dan waktu telah menjadi variabelnya, namun ia tak kunjung sembuh? Bisa jadi karena tak ada keinginan dalam dirinya untuk sembuh. Terlalu lama menunggu faktor eksternal menyembuhkan dan melupakan faktor internalnya. Ketika orang yang terluka berusaha ingin sembuh dan ikhlas, Tuhan menyembuhkan lukanya melalui berbagai cara. Bisa jadi memberi obat yang tepat, mempertemukan dengan orang yang tepat, ataupun memberi hadiah yang tepat setelah ujian. Dan ujian pun tak pernah berhenti selama kita masih di sini. Ada yang baru saja sembuh, sudah diuji lagi, misalnya dengan menghadirkan kembali hal-hal yang sudah diikhlaskannya. Seakan dites, dievaluasi sejauh mana keikhlasan itu. Sudah benar-benar sembuhkah? Jika semua sudah biasa saja, semoga memang benar-benar sembuh dan siap melaksanakan ujian yang lain lagi. Mungkin ujian kebahagiaan dan kemudahan. Who knows :)

Semoga jika kebahagiaan dan kemudahan itu datang, kita nggak lupa untuk bersyukur .


#catatanDiKereta #randomthought #petikhikmahdariceritakehidupan#refleksi 05102016

  • view 198