Akulah Mungkin

Anaa Zuhria
Karya Anaa Zuhria Kategori Kesusastraan
dipublikasikan 24 Oktober 2016
Akulah Mungkin

Akulah mungkin

Hujan yang tidak pernah ditakdirkan bertemu matahari

Bersama melukis pelangi di langit berseri

Menarik perhatian pada yang melata di bumi

Kehadirannya dinanti

Kedatangannya ditunggu

Apa daya jika Tuhan tidak ingin

 

Akulah mungkin

Sepasang sepatu yang tidak akan pernah terpasang di kakimu

Hanya teronggok sendiri di etalase

Menatap orang lalu lalang berganti

Sembari berharap cemas bahwa kau akan menyelamatkanku dari kebosanan di etalase ini

Sayangnya tidak

Aku bukan sepatumu

Ukuran kita tidak cocok

 

Akulah mungkin

Sungai yang tidak pernah bermuara pada lautmu

Masih terus mengalir

Menurut saja pada titah Tuhannya

Tidak peduli muara mana yang akan menampungnya

Intinya hanya mengalir

 

Akulah mungkin

Dermaga yang tidak akan pernah menjadi tempat kapalmu singgah

Menjalani matahari terbit hingga ke terbit lagi

Tanpa sedikitpun tanda kedatanganmu

Melewati matahari terbenam hingga terbenam lagi

Tanpa sedikitpun tampak badanmu menujuku

Terpagut ditelan detik

Sepi

 

Akulah mungkin

Sebuah hati yang tengah koyak

Terhambur oleh harap yang aku cipta sendiri

Terisap oleh angan yang aku buat sendiri

Salah siapa?

 

Akulah mungkin

Sepasang tangan yang mungkin tidak bisa merengkuhmu lagi

Bagaimana aku bisa merengkuh?

Sedangkan kau telah teramat jauh

Sepasang mata yang mungkin tidak bisa melihatmu lagi

Bagaimana aku bisa melihat?

Sedangkan kau tidak bisa lagi kujangkau

Sepasang kaki yang mungkin tidak bisa mengejarmu lagi

Bagaimana aku bisa mengejar?

Sedangkan kau memaksaku berhenti

 

Akulah mungkin

Keping yang berserak itu

Terenggut angin

Lalu diterbangkannya ke tempat yang dia inginkan

Daun yang berjatuhan itu

Terpagut udara

Lalu dibawanya ke tanah yang dia mau

 

Akulah mungkin

Satu yang akan tetap satu

Tidak menjadi dua atau sebelas

Karenamu yang terambilnya

  • view 295