Membangun Sumber Daya Manusia (SDM) Ala Puan Maharani

Anjay Kusuma
Karya Anjay Kusuma Kategori Politik
dipublikasikan 24 Desember 2017
Membangun Sumber Daya Manusia (SDM) Ala Puan Maharani

Membangun manusia tak bisa disederhanakan sebagaimana pembangunan yang bersifat fisik sebab ia meniscayakan usaha dan kerja komprehensif dari berbagai sisi, sebut saja seperti kesehatan, pendidikan, pekerjaan, kehidupan sosial, dan sebagiannya adalah fasilitas serta pembangunan infrastruktur. Membangun manusia sama sekali tidak mudah, dan itulah beban yang ditanggung oleh Puan Maharani sebagai Menko PMK.

Puan Maharani bertugas untuk memastikan kemajuan bangsa melalui ketersedian sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas. Lalu bagaimana cara Puan Maharani membangun dan mempersiapkan semua itu?

Pertama, pembangunan sebagai gerakan. Puan Maharani menjadikan pembangunan dalam bidang peningkatan kualitas manusia Indonesia melalui sebuah gerakan. Untuk itulah Puan Maharani keran menggunakan kata “kerjasama” dan “gotong royong” sebagai representasi atas pentingnya membangun secara bersama-sama. Bagi Puan Maharani, tak bisa satu pihak membangun sementara yang lain acuh.

Puan Maharani selalu menekankan pentingnya “kerjasama” dan “gotong royong” sebagai ruh dalam setiap upaya dan proses pembangunan untuk memajukan bangsa ini. Dalam banyak kesempatan (atau mungkin hampir dalam setiap momentum) Puan Maharani menjadikan dua kata itu sebagai kekuatan.

Semua pihak, mulai dari pemerintah sampai masyarakat, harus bekerjasama dan bergotong royong dalam melakukan kerja. Bahkan Puan Maharani juga menekankan pentingnya pihak swasta dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas. Untuk itulah, Puan Maharani meminta agar semua pihak terlibat dalam proses membangunan dan memajukan bangsa.

Kedua, etos kerja dan komitmen kerja Puan Maharani terutama dalam bidang pendidikan dan kesehatan. Selama ini Puan Maharani melakukan pembangunan manusia melalui kebijakan-kebijakan produktif terutama koordinasi untuk pendidikan dan kesehatan. Puan Maharani melakukan revitalisasi pendidikan vokasional, kerjasama pendidikan dengan pendidikan swasta. Termasuk juga penyebaran kartu Indonesia pintar (KIP) atau pemberian beasiswa bagi yang tidak mampu dan berprestasi.

Dalam bidang kesehatan, banyak hal yang telah dilakukan Puan Maharani. Secara koordinatif Puan Maharani menyebarkan kartu Indonesia pintar (KIP) yang sudah menyasar jutaan penerima. Puan Maharani juga menginisiasi lahirnya gerakan masyarakat hidup sehat (Germas), Kampung KB, serta mengapresiasi lahirnya Germas Sapa. Tak hanya itu, Puan Maharani juga melakukan koordinasi yang produktif untuk masalah gizi buruk, penanganan stunting, pembangunan dan revitalisasi rumah sakit dan lain sebagainya.

Dua hal itu sebenarnya adalah simplifikasi sebab sebenarnya banyak hal dan cara yang telah dilakukan oleh Puan Maharani untuk membangun dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia. Sebut saja seperti kerja Puan Maharani untuk memajukan desa dan pemuda Indonesia serta bagaimana Puan Maharani juga berperan dalam proses pembangunan secara sosial melalui revolusi mental.

  • view 41