Puan Maharani dan Semangat Menjaga Integritas

Anjay Kusuma
Karya Anjay Kusuma Kategori Tokoh
dipublikasikan 15 Oktober 2017
Puan Maharani dan Semangat Menjaga Integritas

Di tengah kebiasaan untuk melebihkan keuangan atas kebutuhan, meminta anggaran yang lebih untuk “jaga-jaga” (katanya), dengan alasan rasional dan masuk akal serta memang diperkenankan oleh Undang-undang (terutama atas nama biaya lain-lain dan tidak terduga yang ditambah), Puan Maharani memilih untuk mendapatkan persetujuan dana sesuai yang dibutuhkan; tidak kurang dan tidak lebih.

"Kami tidak minta ditambah dan dikurangi karena memang sudah segitu angka yang dibutuhkan,"

Kalimat yang menyiratkan sekumpulan nilai-nilai integritas yang tinggi dari sosok Puan Maharani, sebagai menteri koordinator bidang pembangunan manusia dan kebudayaan.

Jawaban ini sangat substantive, tertutama ketika ditilik pada pertimbangan beban fiskal negara yang berat, mangap-mangap, dan sempi. Maka, anggaran harus disesuaikan dengan kebutuhan yang benar-benar dibutuhkan untuk pembangunan. Ditengah kesulitan ekonomi dan upaya pemerintah yang begitu keras untuk mengangkat perekonomian bangsa, kemampuan fiskal “sederhana” tapi tetap “diwajibkan” untuk membangun, maka apa yang dilakukan oleh Puan Maharnai menjadi contoh yang cerdas bagi para politisi, pejabat, atau siapapun yang tugasnya mengabdi pada negara.

Berhemat dengan anggaran adalah bagian lain dari mendukung pemerintah, terutama dalam merawat fiskal negara meski masih sehat dan aman, dalam konteks ekonomi nasional. Sehingga tak salah ketika beberapa tahun terakhir, kebijakan pemerintah adalah kebijakan penghematan, untuk menyediakan ruang fiscal yang lebih besar.

Apa yang dilakukan oleh Puan Maharani ini sekaligus menjadi sebuah pembelajaran dan jawaban yang tepat, bagaimana kebijakan yang dilahirkan, justeru tidak bijak. Mempergunakan anggaran untuk hal-hal yang tidak substantif dan tidak dibutuhkan. Inilah yang berusaha untuk dihindari oleh Puan Maharani.

Statement cerdas Puan Maharani ini menjadi representasi dari menjaga integritasnya dalam konteks kepemimpinan. Kita, selama ini, tidak pernah mendengar nama Puan Maharani disangkut-pautkan dengan kasus dan skandal tertentu, kecuali yang sengaja nyinyir, tentunya. Puan Maharani merupakan sosok politisi bersih yang integritas dan kerjanya tidak perlu dipertanyakan. Konsistensi integritas ini menjadi penting dan modal besar untuk tetap merawat kepercayaan masyarakat.

Banyak pejabat yang awalnya berbicara integritas, tapi akhirnya jatuh pada “jurang” yang sama ketika dihadapkan pada kekuasaan yang dipeganggnya, dan itu tidak terjadi pada sosok Puan Maharani. Dalam berbagai posisi, ia tetap mampu menjaga komitmen dan integritasnya untuk bersih dari korupsi.

Meminta sesuai kebutuhan, inilah sebenarnya semangat dan mental yang harus dibangun oleh politisi dan pejabat dalam konteks memberikan peran dan sumbangsih pada negara, dan Puan Maharani selalu melakukannya dengan cara-cara yang hebat dan luar biasa!

  • view 146