Kerja Puan Maharani Untuk Kesehatan Indonesia

Anjay Kusuma
Karya Anjay Kusuma Kategori Kesehatan
dipublikasikan 12 September 2017
Kerja Puan Maharani Untuk Kesehatan Indonesia

Puan Maharani ikut memerhatikan perkembangan tentang peristiwa mengecewakan yang terjadi dalam dunia kesehatan kita, yaitu meninggalnya bayi Debora, yang diduga karena soal prosedural dan pembiayaan. Dari Astana, Kazakhstan, Puan Maharani menyampaikan perasaan duka dan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga, sekaligus akan mengevaluasi pelaksanaan SOP di seluruh Rumah Sakit.

Menurutnya, tugas kemanusiaan harus didahulukan, apalagi jika hanya dibandingkan dengan urusan remeh temeh seperti prosedur dan uang untuk pembayaran.

Artinya, Puan Maharani mempunyai komitmen dan kepedulian yang tinggi ketika berhubungan dengan kesehatan di negeri ini. Dalam banyak kesempatan, ia terlihat bersama Menteri Kesehatan (Kemenkes), dan berbagai lembaga kesehatan lainnya– yang berada di bawah garis koordinasinya dalam struktur Kabinet– untuk melakukan agenda dan program kerja terkait kesehatan rakyat.

Dulu, kita masih ingat bagaimana gagasan tentang kampung KB untuk menciptakan masyarakat yang mempunyai kesadaran akan pentingnya kesehatan. Puan Maharani juga pernah memberikan bantuan alat tes kesehatan untuk kementerian dan lembaga-lembaga lainnya untuk mengingatkan kembali pentingnya kesehatan. Termasuk juga ketika melakukan kunjungan kerja ke Arab Saudi, Puan secara khusus melakukan sidak terhadap fasilitas kesehatan bagi para jamaah haji.

Program Nusantara Sehat, yaitu program kesehatan dengan cara mengirimkan tenaga-tenaga kesehatan secara tim untuk ditempatkan di daerah yang telah ditentukan dengan kategori daerah tertinggal, perbatasan, dan kepulauan (DTPK), merupakan salah satu upaya fenomenal Puan Maharani. Bentuk kepedulian untuk membangun daerah perbatasan melalui upaya peningkatan kesehatan.

Program ini sangat penting dan bermanfaat, terutama karena salah satu permasalahan utama dalam pelayanan kesehatan yang menjadi penghalang adalah belum meratanya distribusi sumber daya manusia (SDM) kesehatan yang meliputi dokter, perawat, bidan, tenaga farmasi, analis laboratorium, dan tenaga gizi.

Artinya, tak perlu meragukan kerja-kerja Puan Maharani untuk kesehatan Indonesia karena telah banyak program, kebijakan, dan perilaku atau statement personal yang menunjukkan konsistensi dan komitmennya tersebut. Maka, Puan Maharani adalah menteri yang mempunyai komitmen kerja yang tinggi untuk perbaikan kesehatan di Indonesia.

Bagi Puan Maharani, pembangunan manusi, tak bisa menafikan upaya untuk membangun aspek kesehatan, sebab tak ada kemajuan pembangunan ketika kesehatan diacuhkan. Maka, kerja Puan Maharani untuk kesehatan Indonesia, tak perlu diragukan. Tampak nyata dan dirasa.

  • view 15