Kerja Puan Maharani Mendapat Apresiasi Dari BKN

Anjay Kusuma
Karya Anjay Kusuma Kategori Inspiratif
dipublikasikan 18 Mei 2017
Kerja Puan Maharani Mendapat Apresiasi Dari BKN

Sebuah penghargaan, muncul dari prestasi. Prestasi, lahir dari kerja. Artinya, mendapatkan penghargaan dan apresiasi itu karena secara nyata terbukti kerjanya. Maka, pernghargaan yang diberikan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) terhadap Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) sebagai “Pengelola Kepegawaian Terbaik Tingkat Kementerian Kecil” adalah representasi dari beberapa hal penting tentang Kemenko PMK, terutama:

Pertama, harus kita akui bahwa penghargaan ini adalah bagian tak terpisahkan dalam keberhasilan Puan Maharani dalam mengelola lembaga Kementerian yang dipimpinnya. Tentu saja ini bukan persoalan mengakui (ngaku-ngaku), tapi sebagai upaya untuk memberikan porsi yang adil terhadap Puan Maharani, sebagai “kepala” di Kemenko PMK. Artinya, kita sering salah kaprah menegasikan “kepala” ketika terjadi hal yang buruk, sementara alpa terhadap kerja “kepala” ketika berprestasi. Maka, tentu saja keberhasilan ini tidak bisa dilepaskan dari peran Puan Maharani sebagai “kepala”. Ini faktanya.

Kedua, sebagai semangat untuk menjaga konsistensi revolusi mental sebagai sebuah gerakan nasional, dimana salah satu titik tekannya adalah adanya sebuah integritas dalam bekerja. Ketika integritas menjadi ruh dalam bekerja, maka tata kelola sebuah lembaga akan menjadi baik, termasuk dalam konteks kepegawaian. Gerakan revolusi mental yang sering digaungkan oleh Puan Maharani dalam banyak kesempatan, setidaknya telah dimulai dari Kementerian yang dipimpinnya. “Memulai dari diri sendiri”, itulah pesan yang disampaikan atas keberhasilan tersebut.

Ketiga, kinerja dan etos kerja Puan Maharani semakin meningkat. Tidak hanya kerja-kerja cerdas berupa kebijakan atau terjun langsung ke lapangan, tapi Puan Maharani adalah sosok yang hebat dan jago dalam melakukan komunikasi dan koordinasi sehingga semua agenda dapat terselesaikan dengan baik, atau setidaknya selalu on the track. Artinya, Puan Maharani berhasil menularkan nilai-nilai revolusi mental dalam konteks pengelolaan kepegawaian di Kemenko PMK, bahwa Kementerian yang dipimpinnya tersebut mendapatkan nilai terbaik dalam hal pengelolaan kepegawaian, tingkat Kementerian

Semangat revolusi mental barangkali menjadi kunci dan landasan dalam proses kerja Puan Maharani, sehingga tidak aneh ketika banyak prestasi yang ditorehkannya, baik secara pribadi maupun dalam posisinya sebagai menteri yang mengepalai Kementerian Koordinator.

Sederhana sekali, bahwa kinerja Puan Maharani mendapatkan banyak apresiasi dari berbagai kalangan, termasuk Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Meski tidak secara jelas mengatasnamakan Puan Maharani, tapi semua tahu siapa Menteri di Kemenko PMK: Puan Maharani. Sehingga, kita bisa melihat peningkatan kinerja Puan Maharani yang semakin terbukti dan hebat. Mungkin ini tidak terlalu “wah”, tapi setidaknya ini sebagai jawaban “mematikan” atas banyak pihak yang meragukannya. Bahwa, inilah salah satu bukti kerja Puan Maharani yang melayakkannya menjadi Menteri, bahkan untuk jabatan sekelas Menko. Puan Maharani berintegritas, berkemampuan, dan mempuntai etos kerja yang tinggi.

  • view 42