Puan Maharani Menteri Pintar

Anjay Kusuma
Karya Anjay Kusuma Kategori Inspiratif
dipublikasikan 12 Mei 2017
Puan Maharani Menteri Pintar

Pertama, sebelum menjelaskan beberapa hal tentang Puan Maharani, kita harus sepakat, bahwa siapapun orangnya yang dipilih oleh Presiden untuk menjabat sebagai menteri, pastilah ia adalah sosok yang pintar. Sama sekali tidak ada menteri yang bodoh. Maka, karena menteri itu adalah hak prerogatif presiden, yang paling berhak untuk menilai dan memilih adalah Presiden, bukan yang lain, apalagi pengamat. Kalau tidak sesuai dengan ekspektasi, ada proses reshuffle yang menjadi jalan terakhir.

Kedua, Puan Maharani adalah menteri yang pintar. Meski menjabat sebagai Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), tapi Puan Maharani dianggap berhasil melakukan kerja koordinasi yang substantif dan berhasil mengejawantahkan arahan, instruksi, dan kemauan Presiden untuk kerja dan capaian tertentu. Karena Menteri Koordinator, maka tugas penting yang harus dilakukan adalan melakukan koordinasi, dan Puan Maharani berhasil melakukan itu dengan baik. Tingkat kepercayaan publik terhadap Kementerian yang berada di bawah garis koordinasinya cukup tinggi, terutama untuk Kemensos, Kemendikbud, dan Kemenag misalnya.

Ketiga, Puan Maharani mempunyai pengalaman politik yang panjang. Karir politiknya tidak instan setelah akhirnya pengalaman menempanya menjadi sosok perempuan muda yang aktif dalam berbagai kegiatan dan konsolidasi politik. Diskusi dan lobi-lobi politik menjadi santapannya sehari-hari, terutama ketika masih menjadi ketua fraksi. Sehingga tidak aneh ketika dalam banyak kesempatan, ia sering mendampingi Presiden dan sering juga mewakili presiden atas nama pemerintah dalam acara-acara tertentu.

Keempat, menularkan kepintaran dan etos kerja. Orang pintar, kurang pas dikatakan pintar kalau tidak bisa bermenfaat. Paling tidak, ia menularkan apa yang dimilikinya untuk bisa dilakukan oleh orang lain. Puan Maharani adalah sosok pintar sekaligus bermanfaat. Ia menularkan kepintarannya melalui etos kerja, gotong royong dan berintegritas, revolusi mental menjadi semangat kerjanya. Sehingga tidak aneh ketika ia mendapatkan banyak pernghargaan, baik secara personal maupun secara kelembagaan Kemenko PMK. Kemenko PMK mendapatkan penghargaan situs web pemerintah yang melakukan pengembangan paling pesat dalam hal transparansi, dan baru saja menerima penghargaan sebagai pengelola kepegawaian terbaik dari BKN.

Hal itu ditambah dengan kerja pintar dan cerdas Puan Maharani untuk membangun dan memajukan bangsa. Penyebaran penerima manfaat KIS, KIP, PKH, PMT, BPNT dan lain sebagaimana dalam rangkaian Jaminan Sosial. Aktif dalam koordinasi bersama Kementerian yang ada di bawahnya untuk melakukan kerja dan membangun bangsa. Sosok yang semangat untuk mempersiapkan Asian Games 2018. Kunjungan kerja ke daerah (terutama ketika terjadi bencana) dan siap bekerja di lapangan terutama ketika melakukan sidak.

Maka, kita harus menerima judul ini sebagai sebuah kebenaran, bahwa Puan Maharani adalah menteri pintar; menteri pekerja keras; berintegritas; bermanfaat. Jokowi, tentu, tak mau ambil resiko dan “coba-coba” untuk membangun bangsa dengan menempatkan orang-orang yang salah, dan Puan Maharani berhasil menjaga kepercayaan dan komitmen itu.

  • view 530

  • Anjay Kusuma
    Anjay Kusuma
    10 bulan yang lalu.
    namamu saja TAI! Dasar akun bodong dan robot! Kecebong setan!

  • tai gedi
    tai gedi
    1 tahun yang lalu.
    mulai lagi pencitraan
    udah berapa duit yang dikemplangnya he
    apalagi yang udah dimasukin ke parte