Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Politik 14 Desember 2017   15:43 WIB
Begini Puan Maharani Sinergikan Kementerian/Lembaga di Bawahnya dengan LPSK

Komitmen pada usaha menuntaskan kejahatan dimulai dari kepedulian dan kemantapan melakukan upaya-upaya yang nyata mengatasinya. Salah satu wujud nyata yang ditegaskan oleh Puan Maharani adalah koordinasi dan kerjasama yang baik dengan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

LPSK merupakan salah satu instansi yang dibentuk guna melayani tugas kemanusiaan: yakni memberi perlindungan kepada saksi dan korban. Sejauh ini persoalan perlindungan kepada saksi dan korban nampaknya kurang sungguh-sungguh memperoleh perhatian. Padahal saksi dan korban adalah dua kunci yang penting dalam memberantas kejahatan. Mereka menjadi kunci dalam membuka mata rantai kejahatan.

Puan Maharani menyadari bahwa tentu saja tanpa ada perlindungan yang meyakinkan kepada kedua orang ini – terutama saksi – maka mata rantai kejahatan susah untuk diurai. Saksi, sebagai seorang yang mengetahui masalah, adalah orang yang membutuhkan perlindungan. Sebagai saksi, mereka tentu saja memerlukan kepastian bagi keselamatan dia dan keluarganya. Bila jaminan keselamatan diri atau keluarganya tidak tersedia, maka kemungkinan kesaksian-kesaksiannya meragukan. Dia menjadi khawatir untuk mengungkapkan yang sebenar-benarnya. Di sinilah sesungguhnya esensi dari perlindungan bagi saksi dan korban.

Puan Maharani mengatakan bahwa kementerian/lembaga yang berada di bawah koordinasinya belum maksimal dalam membantu kerja-kerja LPSK. Tetapi demi sinergitas dan mendukung keberhasilan peran LPSK – juga demi implementasi Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2014 tentang Perlindungan Saksi dan Korban – Puan Maharani menegaskan komitmennya untuk bersinergi dengan LPSK. Tentu saja instruksi ini bakal segera direspon oleh kementerian/lembaga di bawah koordinasinya.

Cepat atau lambat, wujud kemanusiaan yang ditegaskan oleh Puan Maharani akan dirasakan oleh masyarakat. LPSK adalah kepedulian kita semua sebab orientasinya pada perlindungan kemanusiaan dan tugas mulianya untuk memberantas kejahatan. Kejahatan pada kemanusiaan adalah sebuah hal yang mesti dihabisi sehabis-habisnya.

***

Pernyataan komitmen Puan Maharani mengenai pentingnya untuk bersinergi dalam waktu yang sesegera mungkin dibacakan oleh Asisten Deputi Konflik Sosial Ponco Respati Nugroho pada seminar 9 tahun LPSK di Jakarta (kompas.com, 29/11/2017). Terdapat beberapa alasan mengapa Puan Maharani menegaskan pentingnya sinergi dari kementerian/lembaga di bawahnya dengan LPSK.

Pertama, Puan Maharani meyakini bahwa LPSK tidak mungkin (maksimal) dalam kiprahnya tanpa sinergi dari lembaga lain. “LPSK tidak akan mampu bekerja sendiri untuk menuntaskan permasalahan perlidungan bagi para korban kejahatan,” ucapnya.

Kedua, dia menyadari bahwa memberi perlindungan adalah tugas yang mulia dan sementara persoalan kejahatan adalah suatu hal yang terus berkembang modus-modusnya. Tentu saja ini merupakan tantangan bagi tugas kemanusiaan untuk memberantasnya. LPSK membutuhkan dorongan dan sinergi dari lembaga lain demi memperkuat dan memperbesar kapasitasnya.

Dua alasan itu yang membuat Puan Maharani menegaskan pentingnya gotong-royong dan membangun kerjasama lintas sektoral guna menangani korban kejahatan dan memberantas kejahatan. Dengan cara ini, penanganannya lebih komprehensif.

Karya : Anita Arsy