Langkah Efektif Puan Maharani tentang Kesehatan Tubuh

Langkah Efektif Puan Maharani tentang Kesehatan Tubuh

Anita Arsy
Karya Anita Arsy Kategori Kesehatan
dipublikasikan 06 Desember 2017
Langkah Efektif Puan Maharani tentang Kesehatan Tubuh

You are what you eat. Ungkapan ini segera kita pahami maknanya dengan kenyataan kepedulian Puan Maharani pada kesehatan makanan. Kepedulian pada makanan yang sehat diambil oleh Puan Maharani sebagai suatu gerakan dan kebijakan. Kepedulian ini menunjukkan suatu kemajuan.

Dalam ikhtiarnya menyadarkan masyarakat tentang pentingnya makanan sehat, Puan Maharani meluncurkan gerakan “Isi piringku”. Gerakan ini adalah bentuk dari kesadaran dan kepedulian atas ketersediaan makanan sehat. Makanan yang sehat sangat mempengaruhi atas tubuh kita. Slogan ini merupakan pengganti dari slogan “4 sehat 5 sempurna”.

Puan Maharani meluncurkan “isi piringku” adalah respon atas persoalan kesadaran masyarakat terhadap makanan yang mereka makan. Masih banyak masyarakat yang tidak terlalu mementingkan aspek-aspek kesehatan dari makanan. Makanan yang mereka konsumsi lebih mencerminkan apa yang menjadi selera. Mengedepankan selera tentu saja bukan suatu hal yang salah. Apalagi sekarang ini, ketersediaan berbagai menu makanan membuat setiap orang berlomba-lomba untuk mencoba berbagai jenis makanan. Didukung rasa penasaran yang tinggi, mereka bisa mencoba berbagai makanan tanpa memperhatikan aspek-aspek kesehatan bagi tubuh mereka.

Bagi Puan Maharani keberadaan ini tentu saja mengkhawatirkan. Selera menjadi pertimbangan dan melupakan aspek penting bernama kesehatan. Puan Maharani juga melihat kenyataan bahwa hari ini, seiring berkembangnya industri makanan yang tersedia di berbagai tempat, orang-orang menjadi malas untuk makan dengan masakan sendiri di rumah. Padahal memasak sendiri lebih terjaga keamanannya bagi tubuh. Selain kepuasan dari memasak sendiri, juga keamanan dan kesehatannya lebih terjaga.

Tetapi inilah ironi masyarkat di zaman modern. Bahkan apa yang mereka konsumsi mencerminkan status kelas sosial. Dengan kata lain, di tempat mana mereka makan menunjukkan status sosial mereka. Tempat-tempat makan dipilih berdasarkan selera gengsi sosial. Itulah tren yang terjadi di era modern ini.

You are what you eat. Kamu adalah apa yang kamu makan. Kesehatan kamu, tubuh kamu dan mungkin juga perihal semangat belajar kamu tidak bisa dilepaskan dari apa yang kamu makan. Ungkapan ini sejalan dengan kata bijak: di dalam tubuh sehat terdapat jiwa yang kuat. Puan Maharani menyadari pentingnya mempertimbangkan aspek ini. Dengan demikian, sekali lagi, peluncuran “isi piringku” oleh Puan Maharani seharusnya segera memperoleh respon dari masyarakat untuk mulai menyadari betapa pentingnya memikirkan tentang tubuh.

Sekali lagi mengapa penting memikirkan tubuh? Sebab kehendak, keinginan, gagasan dan hal-hal abstrak lainnya bisa diwujudkan melalui gerak tubuh. Kesehatan tubuh ini menjadi penting untuk dijaga.

Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesehatan Kemenko PMK Sigit Priohutomo, segera mengambil tindakan cepat untuk mewujudkan gagasan “isi piringku” yang diluncurkan oleh Puan Maharani. Jumat kemaren, dia mulai menggandeng Danone Indonesia dan Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) IPB di Jakarta.

Puan Maharani, pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia berharap manusia Indonesia selalu terjaga kesehatannya. Dan melalui gerakan ini, kita semua berharap perwujudan itu benar-benar nyata. Mari dorong Indonesia sehat melalui makanan yang sehat.

  • view 152