Puan Maharani Pertegas Fungsi Kemanusiaan Rumah Sakit

Anita Arsy
Karya Anita Arsy Kategori Inspiratif
dipublikasikan 11 September 2017
Puan Maharani Pertegas Fungsi Kemanusiaan Rumah Sakit

Puan Maharani: Tugas Utama Rumah Sakit Adalah Memberikan Pelayanan Terhadap Kemanusiaan

Puan Maharani turut berbelasungkawa. Bayi Tiara Deborah Simanjorang meninggal di RS. Mitra Keluarga, Kalideres, Jakarta. Dia tak dapat tertolong. Puan menghaturkan doa: semoga bayi itu memperoleh tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Puan merasakan kesedihan yang dirasakan ibu dan keluarganya. Kepada mereka yang ditinggalkan, Puan meminta mereka untuk sabar dan ikhlas.

Kematian adalah perkara Tuhan. Kesabaran dan menerima adalah perkara manusia.

Tapi kabar yang beredar, sang bayi meninggal disebabkan tidak bisa mengakses fasilitas PICU lebih cepat di rumah sakit itu menyisakan persoalan. Persoalan ini tidak lantas berakhir. Kabar ini bukan saja menyisakan kesedihan. Puan Maharani sebagai Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) lalu meminta kepada seluruh rumah sakit untuk mengutamakan keselamatan pasien.

Sekali lagi kematian memang perkara Tuhan. Tetapi sampai kematian itu terjadi, manusia bertanggung jawab untuk berobat. Orang-orang sekitarnya atau rumah sakit bertanggung jawab untuk memberi pengobatan yang layak kepada para pasien. Dalam kematian bayi ini, yang dikabarkan disebabkan persoalan tidak bisa mengakses lebih cepat fasilitas PICU di rumah sakit, jelas merupakan pukulan telak bagi kemanusiaan.

Kematian ini menyisakan pengandai-andaian: andai saja bayi itu lebih cepat memperoleh fasilitas PICU. Dan kemudian pertanyaannya, kenapa dia terlambat diberikan fasilitas PICU?

Sekali lagi ini, kita tidak sedang mempertanyakan kenapa Deborah mati. Tetapi yang dipertanyakan bagaimana pelayanan kesehatan kepada Deborah sehingga ia kemudian tidak tertolong? Sudah benarkah prosedurnya? Sudah diberikankah pelayanan yang patut kepadanya?

Sembari meminta maaf kepada keluarganya, Puan Maharani langsung melakukan beberapa hal.

Pertama, Menko PMK meminta semua rumah sakit yang beroperasi di Indonesia lebih mengutamakan keselamatan pasien dalam kondisi darurat. Jangan mendahulukan pertimbangan hal-hal yang bersifat komersiil. Instruksi ini jelas merupakan ‘alarm’ tegas kepada seluruh rumah sakit. Ini juga merupakan isyarat bahwa adaa kekecewaan Puan Maharani pada sebagian rumah sakit yang masih mempertimbangkan pelayanan terutama kepada orang-orang yang tidak punya. Kepedulian kemanusiaan harus melampaui pertimbangan komersiil. Rumah sakit adalah tempat untuk memberikan pelayanan kesehatan. Maka kesehatan itu adalah prioritas.

Tidak hanya di sini, langkah kedua Puan Maharani adalah dia akan melakukan evaluasi secara menyeluruh atas SOP rumah sakit yang terkoneksi dengan BPJS Kesehatan. Dia akan mempertanyakan tanggung jawab kemanusiaan dan profit sharing BPJS dan juga dinas-dinas kesehatan lainnya.

Dan langkah ketiga, Puan akan melakukan koordinasi dengan dinas-dinas kesehatan di daerah demi mengevaluasi SOP penanganan darurat pasien.

  • view 92