INDONESIA MELAYANI; KERJA PENTING REVOLUSI MENTAL PUAN MAHARANI

Anita Arsy
Karya Anita Arsy Kategori Inspiratif
dipublikasikan 27 Agustus 2017
INDONESIA MELAYANI; KERJA PENTING REVOLUSI MENTAL PUAN MAHARANI

Hal-hal yang ingin dicapai oleh revolusi mental yang digaungkan oleh Puan Maharani adalah terwujudnya Indonesia yang melayani, Indonesia yang bersih, Indonesia yang tertib, yang mandiri dan bersatu. Tetapi dua hal yang kami soroti dalam tulisan ini, melayani dan bersih, adalah hal yang sangat penting. Setidak-tidaknya, bagi penulis, jika dua hal ini benar-benar maksimal dicapai melalui gerakan revolusi mental Puan Maharani, maka kemajuan bukan sekedar bergema dalam kata, melain mewujud dalam kenyataan.

Dua hal ini, melayani dan bersih, kita baca sebagai dorongan kepada Aparat Sipil Negara (ASN) sebelum kita bicarakan sebagai dorongan kepada masyarakat banyak. Sebab ASN adalah hal yang penting. Mereka tulang punggung negara yang mengabdi kepada negara dan melayani rakyat.

Pertama, melayani adalah tugas utama negara. Ada yang mengatakan bahwa negara adalah alat bagi kesejahteraan rakyat. Sebagai alat bagi rakyat, menduduki posisi jabatan sebagai pejabat negara tak lain berarti menduduki posisi sebagai pelayan bagi rakyat. Dengan demikian, prinsip dasar dari menduduki posisi sebagai pejabat tak lain adalah bertugas melayani. Jika tidak bersedia dan tidak punya komitmen untuk melayani rakyat maka tak layak menduduki posisi sebagai pejabat negara.

Puan Maharani melihat gejala pandangan umum masyarakat yang memandang jabatan adalah posisi strategis untuk memperkaya diri. Dengan menjadi pejabat, banyak hal keuntungan strategis. Maka tugas revolusi mental ala Puan Maharani adalah menegaskan bahwa tugas pejabat adalah melayani. Tugas revolusi mental adalah menyentuh kesadaran dan komitmen untuk melayani.

Kedua, bersih bisa dibaca sebagai kesadaran diri untuk terhindari dari perilaku-perilaku korupsi. Problem korupsi memang sesuatu yang hingga saat ini nampak tak dapat diatasi. Jabatan dan kekuasaan selalu merupakan hal yang menggoda, yang susah dihindari. Bahkan seolah-olah kejahatan semacam itu adalah suatu kejahatan struktural. Seorang yang baik, yang lurus, yang masuk di posisi jabatan semacam itu susah untuk mengelak dari dosa yang selalu melibatkan perilaku kolektif.

Kampanye revolusi mental Puan Maharani dengan Indonesia bersih tak lain merupakan imbauan untuk menjadi manusia yang memiliki integritas dan tidak mudah tergoda dengan kemewahan jabatan, bekerja dengan benar. Dengan kampanye revolusi mental Indonesia bersih, Puan telah melangkah untuk membuat Indonesia benar-benar bersih dari perilaku korupsi. Ikhtiar mulia ini patut diapresiasi.

Kita berharap kampanye revolusi mental yang menekankan pada Indonesia yang bersih dan melayani yang digerakkan oleh Puan Maharani tidak akan pernah berhenti. Indonesia harus terus maju. Indonesia harus melayani. Indonesia harus bersih. Dan semuanya baru bisa dicapai melalui kesadaran yang baik, komitmen moral yang kuat. Dan Puan Maharani, melalui revolusi mental ini, haruslah terus maju bergerak.

  • view 83