KERJA TUNTAS MAHARANI; SEMARAKKAN REVOLUSI MENTAL

Anita Arsy
Karya Anita Arsy Kategori Inspiratif
dipublikasikan 27 Agustus 2017
KERJA TUNTAS MAHARANI; SEMARAKKAN REVOLUSI MENTAL

Amanah untuk mengampanyekan revolusi mental yang menjadi slogan Joko Widodo dilaksanakan dengan baik oleh Puan Maharani. Berbagai upaya dilakukannya sejak dia dipercaya untuk menjadi panglima Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRI). Upaya ini menunjukkan betapa Puan Maharani sungguh-sungguh menghayati dengan begitu dalam dan juga penuh kegigihan dalam menggerakkan revolusi mental.

Jambore Nasional merupakan salah satu cara mengampanyekan gerakan revolusi mental. Kegiatan ini merupakan implementasi dari instruksi presiden nomor 12 Tahun 2016 tentang Gerakan Nasional Revolusi Mental. Yang ingin dicapai dari gerakan revolusi mental adalah kerja nyata. Seperti yang sering disampaikan oleh Puan Maharani, revolusi mental bukan sekedar slogan besar yang besar gaung tapi minus implementasi nyata. Sebaliknya, sasaran dari revolusi mental adalah kerja nyata. Hal ini seiring dengan apa yang sering dikemukakan oleh Presiden Joko Widodo tentang pentingnya kerja, kerja dan kerja.

Mengenai penegasan bahwa Jambore nasional adalah ajang kampanye revolusi mental, lihat petikan ungkapan Puan Maharani dalam salah satu pidatonya (25/8/2017). Dia mengatakan: “Sesuai instruksi presiden, Jambore Nasional Revolusi Mental ini juga menjadi ajang kampanye gerakan revolusi mental untuk seluruh masyarakat”.

Mengapa kepada seluruh masyarakat? Prinsip dari kerja nyata tentu mula-mula diarahkan untuk mendidik dan mengarahkan kerja nyata di wilayah Aparat Sipil Negara (ASN). Tentu alasan utamanya karena tak lain mereka adalah para pelayan negara yang berhubungan langsung dengan kebutuhan rakyat Indonesia. Sebagai pelayan negara dan rakyat, mereka tentu harus memiliki etos kerja dan kedisiplinan yang baik. Kepuasan rakyat terhadap negara bergantung pada pelayanan dari para ASN. Semakin optimal pelayanan ASN, maka semakin tinggi kemungkinan kepuasan rakyat. Sebaliknya, pelayanan ASN kian rendah kian besar kemungkinan ketidakpuasan kepada negara.

ASN adalah medium terpenting untuk mempertemukan negara dan rakyat dalam hubungan yang harmonis. Sejauh ini, persoalan pelayanan masih banyak dikeluhkan. Dan hal ini merupakan problem yang perlu terus dibenahi. Revolusi Mental yang digalakkan oleh Puan Maharani adalah membenahi persoalan ini. Maka seringkali Puan Maharani berbicara perihal revolusi mental di hadapan para ASN.

Adapun kampanye revolusi mental di hadapan publik, di hadapan rakyat Indonesia, dapat dibaca sebagai upaya mengajak masyarakat untuk saling berbenah diri, merawat etos kerja, dan semangat lain yang berfungsi sebagai sinergi membangun bangsa. Tujuan besar yang ingin dicapai oleh negara tak mungkin berhasil tanpa dukungan dari rakyat.

  • view 35