Begitu Seharusnya Desa Percontohan; Kunjungan Kerja Puan Maharani

Anita Arsy
Karya Anita Arsy Kategori Inspiratif
dipublikasikan 24 Agustus 2017
Begitu Seharusnya Desa Percontohan; Kunjungan Kerja Puan Maharani

Komitmen pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui pemberian dana desa haruslah diimbangi dengan komitmen masyarakat desa. Dengan kata lain, kesadaran untuk bekerja secara sinergis dan kesadaran untuk saling meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa haruslah saling tumbuh dari keduanya. Bukankah masyarakat desa tidak lagi diletakkan sebagai objek pembangunan melainkan sebagai subjek pembangunan.

Komitmen pemerintah untuk membangun desa bisa dibaca dari data pemberian dana dari tahun ke tahun. Seperti disampaikan Puan Maharani, dana desa dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Tercatat tahun 2015 dana Desa yang telah disalurkan adalah sebesar 20,7 Triliun, Tahun 2016, 46,9 Triliun; dan meningkat menjadi 60 Triliun pada Tahun 2017.

Fakta-fakta ini bisa dibaca sebagai kesungguhan pemerintah komitmennya membangun masyarakat desa. Lantas bagaimana peranan dari masyarakat desa terutama bagaimana cara para aparat desa mengoptimalkan dana desa untuk penyelenggaraan pemerintahan desa dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Puan Maharani selaku Menko PMK berusaha untuk menelusuri komitmen para aparat desa. Dia harus memastikan bahwa aparat desa juga memiliki komitmen yang sama. Indikator sederhananya adalah bagaimana perkembangan desa-desa hari ini setelah beberapa program pemerinntah dalam bentuk pemberian dana desa bisa disalurkan kepada desa-desa.

Puan Maharani, untuk melihat perkembangan ini, salah satunya mengunjungi Desa Ponggok Kecamatan Polan Harjo Kabupaten Klaten. Kunjungan ini, sekali lagi, adalah bagian dari upaya Puan Maharani untuk melihat perkembangan kemajuan dari beberapa desa tertentu.

Dalam kunjungan itu, Puan mendapati Desa Ponggok sebagai desa yang menurutnya patut untuk dicontoh oleh desa-desa lain. Puan berjumpa dengan Kepala Desa Ponggok, Jumadhi Mulyono, dan berbincang dengan dia mengenai BUMDes dan potensi yang ada di desa itu. Dia memperoleh kesimpulan yang menurutnya cukup membanggakan. Desa ini benar-benar mempergunakan dana desa untuk mengoptimalkan potensi desa tersebut.

Dalam kunjungan itu, Puan juga melakukan penandatanganan prasasti peletakan batu pertama di Umbul Ciblon sebagai wahana edukasi. Umbul ponggok ini merupakan hasil kerjasama BUMDes dengan bank BNI. Hasil ini tentu sangat membanggakan. Aparat desa memang perlu menangkap potensi penting demi kemajuan desanya. Terlebih potensi itu berdampak bagi kebaikan masyarakatnya.

Dengan mendapati desa itu, Menko PMK berharap bahwa potensi BUMDes yang ada di Desa Ponggok dapat menjadi contoh bagi desa lainnya. Puan mengatakan: “Mudah-mudahan apa yang ada di Desa Ponggok Insya Allah bisa di tularkan ke desa-desa lain di seluruh Indonesia” (kemenkopmk.go.id).

  • view 64