KERJA KEMANUSIAAN PUAN MAHARANI

Anita Arsy
Karya Anita Arsy Kategori Inspiratif
dipublikasikan 24 Agustus 2017
KERJA KEMANUSIAAN PUAN MAHARANI

Perempuan dan anak selalu menjadi hal diperbincangkan. Sebabnya karena beberapa hal negatif seringkali menimpa dirinya. Perlakuan kekerasan dan perbuatan yang merugikan lainnya seringkali diterima oleh dua mahluk ini. Di hadapan pelaku kejahatan, mereka adalah korban yang begitu gampang dilemahkan. Persoalan inilah yang harus kita hadapi bersama.

Apapun bentuk kejahatan kemanusiaan haruslah dihadapi dengan tegas. Genderang perang pada perlakuan kekerasan kemanusian adalah hal yang tak bisa ditolerir lagi oleh kita semua. Termasuk inilah yang seringkali ditegaskan oleh Puan Maharani. Bagi Puan, mengambil keberpihakan kepada korban perempuan dan anak dan melawan kejahatan bukan hanya karena dia duduk di jabatan sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. Tetapi itu muncul sebagai kesadaran kemanusiaan.

Puan Maharani mengambil langkah tegas. Dan ketegasan itu lahir dari kepekaan nuraninya yang tak rela melihat keadaan kejahatan berdiri kokoh di atas kemanusiaan yang tertindas. Korban-korban itu adalah manusia-manusia tertindas. Dan negara haruslah menjadi alat perlawanan bagi orang-orang yang lemah.

Tentu untuk ini tidak bisa bergerak secara otomatis. Negara yang seperti itu hanya mungkin mengambil keberpihakan kepada kemanusiaan sejauh orang-orang yang berada di dalamnya memiliki komitmen pada kebaikan kemanusiaan. Komitmen ini perlu terus dipupuk dan diperkuat sehingga negara menjadi kuat dan berpihak kepada kemanusiaan. Puan Maharani menegaskan hal tersebut.

Baginya keberpihakan adalah harga mati. Keberpihakan kepada korban haruslah dirasakan sebagai bentuk pembelaan kepada kemanusiaan. Siapapun yang memiliki sikap yang waras, yang sehat, manusia yang mencintai kebaikan, sudah pasti berpihak kepada kemanusiaan yang sejati. Hanya orang-orang gila yang berpihak kepada kejahatan. Dan oleh sebab itu, Puan optimistis, kerja-kerja kemanusiaan selain memang sesuatu pekerjaan yang mulia, ini juga bisa merangsang orang-orang lain untuk bertindak hal yang sama berbuat kebaikan.

Pemikiran yang jernih seperti ini lahir dari perenungan dan penghayatan yang mendalam pada aspek-aspek kemanusian. Puan Maharani sebagai orang yang memiliki pengalaman kemanusian yang baik, memiliki pengalaman yang baik, tentu saja alasan itulah yang memperkuat dia menjadi seorang yang peka atas persoalan kemanusiaan.

  • view 15