Ketika Orang-orang Berdesakan dan Puan Tak Tega Memandang

Anita Arsy
Karya Anita Arsy Kategori Lainnya
dipublikasikan 26 Juni 2017
Ketika Orang-orang Berdesakan dan Puan Tak Tega Memandang

Menjelang lebaran memang selalu dipenuhi kebahagian orang-orang untuk pulang kampung bertemu sanak keluarga. Momentum ini biasa kita menyebutnya sebagai mudik lebaran. Praktis, di momen-momen ini, kita bisa menyaksikan begitu banyak orang yang saling berdesakan di tempat-tempat seperti stasiun atau terminal. Tentu saja ini tidak terjadi sepanjang bulan atau setiap hari. Hanya pada hari-hari menjelang lebaran, biasanya H-5 atau H-4. Pada momen ini, sudah menjadi biasa jika mereka berharap untuk segera pulang.

Puan Maharani kemarin melepas beberapa pemudik yang naik kereta api dari stasiun senen. Pemandangan orang-orang yang begitu besar jumlahnya dan berdesak-desakkan membuat Puan Maharani harus menyatakan agar orang-orang tak perlu terlampaui cepat untuk ke stasiun. Menurutnya, sekitar 3 atau 4 jam sebelum pemberangkatan itu lah jarak yang ideal. Tentu saja Puan Maharani tidak menginginkan mereka datang terlambat, tetapi ini juga bagian dari rasa kasihan Puan Maharani kepada mereka yang berdesak-desakan.

Suasana seperti ini tentu tidak nyaman. Bila mereka adalah orang-orang yang sehat, fisiknya bugar, dan tak punya masalah dengan kesehatan, tentu saja tidak masalah. Tapi bagaimana dengan ibu-ibu, atau orang-orang yang sudah tua. Tentu mereka membutuhkan suatu suasana tempat yang nyaman. Dan bila mereka yang jadwal keberangkatannya masih sore atau malam, sedang mereka sudah datang dari sejak subuh, maka yang terjadi adalah penumpukan dalam jumlah yang besar. Ini tentu saja bukan kondisi yang ideal.

Dalam pemantauan keberangkatan para pemudik itu, Puan Maharani memantau pos-pos kesehatan. Baginya, pos-pos kesehatan merupakan hal yang penting keberadaannya. Sejalan dengan pikiran di atas, Puan berfikir ini demi kebaikan para pemudik. Sekali lagi, kita tidak pernah tahu pada setiap orang yang akan mudik apakah semuanya tak mengalami gangguan kesehatan.

Pos-pos kesehatan, bagi Puan Maharani, tetaplah sebuah ikhtiar untuk melayani atau mengantisipasi hal-hal yang menyangkut kesehatan para pemudik.

  • view 25