TAHAPAN ELEGAN ALA PUAN DALAM MENGEVALUASI PROGRAM KELUARGA HARAPAN

Anita Arsy
Karya Anita Arsy Kategori Ekonomi
dipublikasikan 13 Maret 2017
TAHAPAN ELEGAN ALA PUAN DALAM MENGEVALUASI PROGRAM KELUARGA HARAPAN

Program Keluarga Harapan (PKH) adalah ikhtiar pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan hidup keluarga melalui bantuan tunai kepada Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM). Secara jangka pendek, tujuan dari program ini adalah mengurangi beban RTSM. Sedangkan jangka panjangnya bertujuan memutus mata-rantai kemiskinan generasi. Sehingga generasi berikutnya dapat keluar dari perangkap kemiskinan.

Pelaksanaan program ini mendukung upaya untuk mencapai tujuan pembangunan milenium. Lima komponen tujuan dari MDG’s yang akan terbantu melalui program ini diantaranya: pengurangan penduduk miskin dan kelaparan, pendidikan dasar, keseteraan gender, pengurangan angka kematian bayi dan balita dan pengurangan kematian ibu melahirkan.

Program itu sudah dilaksanakan oleh pemerintah. Kini pemerintah berencana meningkatkan atau memberi tambahan untuk program tersebut. Perihal ini, Kemenko PMK, Puan Maharani, memberikan komentar. Menurutnya bila pemerintah ingin memberi tambahan untuk program ini, pertama-tama yang perlu dipertimbangkan adalah hasil evaluasi pelaksanaan program tersebut sebelumnya. Apakah evaluasi secara detail efektifitas di lapangan sudah dilakukan?

Puan tidak mau terburu-buru. Apa yang perlu dipastikan oleh pemerintah hari ini adalah fokus dulu pada tahapan implementasi program yang sudah dijalankan. Apa yang sudah diprogramkan, hendaknya itulah yang dijalankan dengan sungguh-sungguh. Apakah evaluasi itu tidak penting? Bukan itu maksudnya. Tetapi tahapan-tahapan secara sistematis haruslah didahulukan.

Apa yang dimaksud dengan tahapan-tahapan yang sistematis adalah begini. Pertama, setelah perencanaan matang, tahap implementasi perlu dilaksanakan. Pada tahap implementasi, fokus memberikan kerja yang optimal adalah penting. Fokus berarti sepenuhnya kinerja diarahkan untuk menyukseskan implementasi itu. kedua, selepas fokus pada implementasi berjalan dengan baik dan optimal, barulah beranjak pada monitoring. Tahap ini seluruh bidikan pemerintah adalah pada peninjauan atau evaluasi pelaksanaan: sejauhmana efektifitas penyaluran bantuan di lapangan? Selain itu, pemerintah juga perlu memikirkan apakah APBN mencukupi untuk memberi tambahan. Jika monitoring dan APBN tersedia untuk penambahan, maka tahap ketiga, segera dilakukan, yakni menindaklanjuti tahapan monitoring.

Tahapan-tahapan sistematis seperti ini penting dilaksanakan agar implementasi program berjalan dengan baik. Apa yang dipikirkan Puan Maharani patut menjadi pertimbangan dalam memberikan tambahan atas program ini.

Dilihat 45