Mengalah untuk Memahami

Anis
Karya Anis  Kategori Renungan
dipublikasikan 30 Maret 2017
Mengalah untuk Memahami

 
Suatu ketika, kau hanya ingin menghela napas dengan panjang. Mungkin sesuatu yang berat telah kaupilih. Sesuatu yang harus kau jalankan meski sebenarnya dirimu ingin memberontak. Ingin rasanya melawan, menyangkal, dan beradu pendapat hingga orang lain mengakui bahwa apa yang kau katakan lebih benar darinya. Namun kau menahannya, untuk kemudian kau hanya bisa menghela napasmu dengan panjang, lagi.
 
Barangkali mengalah bukan sesuatu yang dengan mudah kau lakukan. Ada banyak pertimbangan yang membuatmu selalu ingin menjadi ‘pemenang’. Harga diri, ego, gengsi, atau apalah namanya. Kau selalu ingin menang dan mengharapkan segalanya berjalan sesuai keinginanmu. Kau ingin merasa lebih tinggi, juga ingin orang lain mengakui kehebatanmu.
 
 
Suatu saat kau akan menyadari, bahwa ambisi seperti itu tidak akan membahagiakanmu. Dirimu saja tidak, apalagi orang lain.
 
Jika setiap orang selalu ingin dipahami, namun masing-masing selalu memaksakan kehendak, akan adakah rasa saling memahami itu? Bagaimana bisa memahami orang lain jika tidak bersedia meluangkan waktu untuk mendengar? Menahan untuk tidak banyak berbicara dan membiarkan telinga yang bekerja?
 
Orang selalu suka untuk didengar. Diperhatikan dan dipedulikan untuk setiap kata yang disampaikannya. Dia ingin orang lain paham dengan apa yang dimaksudkannya. Lebih-lebih, jika orang lain setuju dengan pendapatnya.
 
Barangkali kau tidak selalu menemukan orang yang dengan mudah mau mendengarkan. Kau malah dipertemukan dengan orang-orang yang suka berargumen, suka mendebat, dan selalu ingin menang. Saat itulah, kau harus berusaha ‘mengalah’. Bukan karena kalah, tapi untuk meredam kebisingan suara yang mampu menimbulkan konflik. Karena terkadang suatu masalah sulit diselesaikan bukan karena tidak ada komunikasi, namun karena tidak ada yang mau mendengar –untuk saling memahami.
 


  • Arif Adi A
    Arif Adi A
    2 bulan yang lalu.
    setuju..

  • DEBORA KAREN
    DEBORA KAREN
    3 bulan yang lalu.
    Ilalang...
    Saya mengalah karena tak kuat lagi berdebat dengan anda

    • Lihat 18 Respon

  • Vera 
    Vera 
    3 bulan yang lalu.
    Mengalah bukan karena kalah..tapi lelah.

    • Lihat 5 Respon