Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Lainnya 5 Maret 2017   22:14 WIB
Barang Kenangan

Tidak semua hal yang terjadi di masa lalu itu menyakitkan. Ada satu hal yang tidak butuh penyesalan. Tidak butuh dilupakan. Karena kau akan selalu mengingatnya. Karena kau menyebut satu hal itu sebagai kenangan. Ya, sesuatu yang akan selalu terkenang, takkan terlupa.

Jika seseorang memberimu barang, barangkali yang mahal bukanlah seberapa nilai rupiahnya. Kenangan tentang barang itu jauh lebih mahal. Kenangan karena berasal dari orang spesial. Kenangan tentang cerita-cerita bagaimana barang itu sampai padamu.

 

Seperti halnya sebuah foto yang mampu mewakili banyak kata, maka barang kenangan itu bisa menghadirkan berbagai kisah begitu kau membuka ingatan tentangnya. Mungkin tak selalu kenangan manis. Kadang kau juga ingin menangis mengingatnya, haru. Atau bahkan kau menyimpan kenangan yang membuatmu kecewa dan sakit hati?

Jika masih mampu mengingat, itu artinya kau menempatkan barang kenangan itu di tempat terbaik. Jika tidak, bukankah kau sudah membuangnya –bahkan tidak mau kan, walau sekadar teringat?

 

Jika kenangan itu berwujud fisik, kau akan memastikan bahwa barang itu akan terjaga dengan baik. Tidak akan ada kerusakan sedikit pun. Jika tidak, misal barang itu berupa buku, barangkali kau akan membacanya berulang-ulang. Atau jika berupa lagu, kau pun akan mendengarnya berulang kali. Atau jika berupa foto maupun video, kau juga akan memperlakukan hal yang sama.

Bisa jadi, orang yang memberimu barang tidak menyadari bahwa itu adalah sesuatu yang bisa dijadikan kenangan berharga. Dia menganggap biasa saja, atau basa-basi. Namun kau melihat hal berbeda.

Mungkin pernah di masa kecilmu, saat kau sedih, seorang teman memberimu selembar kertas yang berisikan tulisan agar jangan sedih lagi. Ya, hanya selembar kertas yang barangkali usang dan bukan apa-apa bagi si pemberi. Namun bisa menjadi barang kenangan berharga bagi penerimanya. Bisa juga saat sedih, dia menyarankanmu untuk mendengar sebuah lagu. Dan untuk selanjutnya, ketika kau mendengar lagu itu, ingatanmu akan terbawa pada seseorang itu.

 

Barang kenangan tidak harus mahal. Ia bisa datang dari hal-hal sederhana. Ia bisa bermula dari hal-hal yang tidak dianggap penting. Bahkan jika sesuatu yang ‘tidak berwujud’ bisa disebut sebagai kenangan (karena masih mampu diingat), pertemuan dengan seseorang juga bisa menjadi sesuatu yang berharga. Satu menit ketika kau berpapasan dengan dia, meski tanpa saling sapa, akan menjadi kenangan berharga –meskipun bagi orang lain satu menit itu tidak berarti apa-apa (karena dia tidak menyadarinya).

Jadi, berapa banyak kenangan yang kaupunya? Juga berapa kenangan yang telah kauberikan pada orang lain?

 

Karya : Anis