Tentang Kamu

Anis
Karya Anis  Kategori Buku
dipublikasikan 30 November 2016
Tentang Kamu

 

Awalnya, saya tidak berminat untuk membaca ini. Namun karena teman saya meninggalkan novelnya begitu saja, ya udah akhirnya saya baca. Dan tiba-tiba kok kebaca sampai halaman terakhir -_-

 

Jika kamu beranggapan bahwa ini berkisah tentang hubungan cinta muda-mudi dengan romansanya, itu salah.

ini menceritakan ‘napak tilas’ kepada sang tokoh utama, Sri Ningsih.

Sebuah firma hukum di Belgrave Square, London, mendapat mandat untuk mengurus harta warisannya. Jika harta itu tidak memiliki ahli waris, maka akan dikelola oleh pemerintah kerajaan Inggris.

 

Zaman Zulkarnaen, mahasiswa Oxford University yang sedang magang, mendapat tantangan untuk menyelesaikan kasus tersebut. Jika dia berhasil, maka statusnya dari junior associate akan berganti menjadi senior lawyer.

Berbekal diary dari panti jompo, Zaman memulai investigasi. Tempat pertama yang dikunjungi adalah Pulau Bungin, Sumbawa, yang menjadi tempat kelahiran Sri. Ibunya meninggal saat melahirkannya, tahun 1946. Ayahnya meninggal karena kapalnya tenggelam saat berlayar (kalo gak salah saat Sri belum berumur 10 tahun).

Zaman lanjut menuju pesantren di Surakarta dan mendapat petunjuk baru berupa surat-surat yang pernah dikirimkan Sri ke sahabat baiknya. Perjalanan berlanjut ke Jakarta. Di sinilah, diketahui bagaimana seorang Sri bisa memiliki kepemilikan saham di perusahaan multinasional dunia. Sri menjual pabrik karena ada ‘hantu’ masa lalu yang datang, hingga akhirnya dia hijrah ke London.

 

Di London, Sri menjadi sopir bus. Dia menjadi sopir teladan dan beberapa kali menerima penghargaan. Saat menekuni profesi ini pula, seseorang jatuh cinta kepadanya. Padahal, usia mereka sudah hampir menginjak kepala empat.

Kisah awal cinta mereka begitu romantis, begitu pula setelah pernikahan. Sayangnya, dua kali hamil, dua kali itu juga mereka kehilangan bayi. Bayi itu hanya bertahan hidup beberapa waktu setelah dilahirkan. Namun karena cinta dan kesetiaan sang suami, Hakan Karim, tidak pernah menyesali hal tersebut. Hakan meninggal setelah tiga belas tahun usia perkawinan mereka.

Menjelang malam tahun baru 2000, Sri pergi dari apartemen yang ditinggalinya. ‘Hantu’ masa lalu itu kembali mendatanginya. Dan akhirnya, Sri memilih panti jompo yang lokasinya tidak jauh dari menara Eiffel, sebagai tempat tinggal. Di tempat inilah, cita-cita Sri untuk bisa berkeliling dunia terwujud.

 

Deadline investigasi makin sempit bagi Zaman, terlebih saat A&Z Law, memiliki ahli waris yang sah dari harta warisan Sri: Tilamuta, adik tiri Sri. Bagaimana bisa firma hukum lain menemukan Tilamuta, sementara berdasarkan investigasinya, Tilamuta diketahui telah tewas karena ikut terbantai tahun 60-an? Usut punya usut, klien A&Z Law adalah seorang perempuan tua bernama Ningrum yang mengaku sebagai mertua Tilamuta.

 

Benarkah Tilamuta masih hidup?
Siapa sebenarnya ‘hantu’ masa lalu yang membuat hidup Sri tidak tenang?
Akankah Zaman berhasil menyelesaikan kasus harta warisan senilai satu juta poundsterling (19 triliun rupiah) tersebut?

 

 

Belum banyak karya Tere Liye yang saya baca. Tapi dari ini, entah mengapa saya terlalu sering menemukan diksi ‘menyiram’ dan ‘membungkus’, seperti senja menyiram kota, hujan membungkus kota. Ini sepertinya juga ada di sebelumnya, Hujan.

Di awal-awal, saya sempat merasa monoton, karena harus membaca surat-surat Sri yang menghabiskan beberapa halaman .

Beberapa hal yang membuat saya mikir di antaranya...

  • Pas si tukang ojek online mengantar dan menemani Zaman untuk beberapa hari, dia begitu ‘banyak bicara’. Seolah paham sejarah dan banyak tahu seluk beluk Jakarta. Mungkin memang wajar, karena dia tahunya Zaman adalah wartawan. Jadi setiap info yang diberikan, bisa saja membantu.
  • Saat Zaman berhadapan dengan Ningrum, lalu menjelaskan beberapa hal tentang identitas asli Ningrum. Layaknya detektif, wajar jika Zaman sok tahu dengan beberapa hipotesisnya. Tapi untuk kasus penyekapan Tilamuta, bagaimana Zaman bisa menduganya?
  • Masalah di keluarga Zaman, tentang pembagian harta warisan. Mengapa sampai delapan belas tahun belum selesai juga?

 

Terlepas dari itu semua, ini memang bagus untuk dibaca. Ada banyak hal dari kisah seorang Sri Ningsih yang membuat terharu sekaligus kagum akan kegigihannya. Di sini dia ditokohkan sebagai sosok yang perfect, hampir tanpa cela.

Selain petualangan, ada juga bagian cerita aksi. Memang tidak sebanyak seperti di Pulang, tapi cukup membuat mendebarkan.

Bagi anak ekonomi, mungkin bisa belajar tentang kemampuan berbisnis Sri, termasuk cara menjual perusahaan yang keren (baca: menguntungkan :P). Bagi anak hukum, tentu bisa belajar bagaimana menjadi seorang ksatria pembela kebenaran. Bagi yang lainnya... belajar sabar dan mengikhlaskan.

 

Udah ah, kalo kebanyakan ntar jadi spoiler. Selamat berburu novel yang dirilis pada 27 Oktober 2016 ini. Selamat membaca.