Kinanthi dan Galaksi Cintanya

Anis
Karya Anis  Kategori Buku
dipublikasikan 23 November 2016
Kinanthi dan Galaksi Cintanya

awalnya saya kira kedua judul buku ini adalah lajutan. ternyata bukan. judul perdananya adalah Galaksi Kinanthi, kemudian dicetak ulang dengan beberapa tambahan dan berganti judul menjadi Kinanthi: Terlahir Kembali.


 

Kinanthi kecil tidak punya teman di sekolahnya. Bagi semua tetangga, ia adalah anak dari keluarga yang tidak jelas keturunannya. Ibunya dianggap sebagai baulawean (wanita pembawa sial?). Bapaknya seorang penjudi. Semua kakaknya memiliki kehidupan yang tidak jelas, ada yang jadi preman hingga pelacur.

Hanya Ajuj yang mau berteman dengan Kinanthi. Saking dekatnya, bapak Ajuj yang seorang rois itu marah. Puncaknya, Ajuj minggat dan tinggal di rumah Mbah Gogoh. Anak yang masih SD ini tidak mau jadi benalu, alhasil dia berusaha mendapatkan penghasilan halal dari mencari jangkrik hingga menggali gamping.

 

Lepas lulus SD, Kinanthi ‘dibarter’ dengan lima puluh kilogram beras. Keluarga miskin ini barangkali sudah kehabisan akal untuk bertahan hidup. Sehari-hari makan gaplek. Rumah juga makin kosong karena barang-barang disita rentenir.

Kinanthi dibawa oleh keluarga Edi. Meskipun statusnya sebagai pembantu, ia disekolahkan dan mendapat fasilitas hidup yang memadai. Hingga kejadian bunuh diri Gesit, membuat kehidupannya terpuruk. Berbagai tamparan, pukulan, hingga makanan basi.

Setahun setelah perlakuan tidak manusiawi itu, Kinanthi dijadikan TKW ke Arab. Di negara ini, kehidupannya makin memburuk. Dianggap sebagai budak, dilecehkan, disiksa.

Berhasil meloloskan diri dan menemui orang KBRI, Kinanthi bertemu mafia TKW yang membuatnya bertemu dengan majikan baru di Kuwait. Di sini, nasibnya tak kalah buruk.

Lepas dari Timur Tengah, takdir membawanya ke Amerika. Ternyata, majikannya adalah saudara dari majikan di Kuwait dulu. Mereka ingin balas dengan dengan Kinanthi. Penyiksaan berlanjut. Puncaknya, pelecehan sang majikan lelaki membuat gadis itu berhasil melarikan diri.

Ia bertemu dengan Arsy di sebuah Masjid di Miami. Keluarga ini mengusahakan agar Kinanthi bisa disidangkan dalam pengadilan imigrasi. Hasil sidang itu adalah dijaminnya kehidupan Kinanthi dari pendidikan, pekerjaan, tempat tinggal, hingga beribadah.

Kinanthi mendapat orang tua asuh bernama Asma. Setelah menjalani terapi bersama psikiater, akhirnya Kinanthi mampu menjalani home schooling sebelum masuk perguruan tinggi.

 

Kehidupan gadis ini berubah setelah menjadi profesor. Juga berganti nama menjadi Kinanthi Hope. Ia banyak menulis buku tentang perempuan, hingga membuatnya digelari Queen of New York. Jadwalnya kian padat dengan berbagai seminar dan kuliah umum.

Ketika mencoba menulis kisah fiksi, ingatan Kinanthi tidak lepas dari Ajuj. Sahabat masa kecilnya yang tidak satu pun membalas suratnya. Seratus tiga belas surat, bayangkan.

“Nanti, kalau kita ndak bersama lagi, terus kamu mau cari aku, kamu lihat saja ke langit sana, Thi. Cari Gubuk Penceng. Di bawahnya ada galaksi yang tidak terlihat. Namanya galaksi cinta. Aku ada di situ.” (hal. 38)

 

Zhaxi, mitra kerjanya di Empire State Building, menyarankan agar Kinanthi segera pulang ke Indonesia untuk melakukan sebuah ‘pelepasan’.

“Sesuatu yang membuat Anda menyerah. Bahkan, intelektualitas Anda tidak bisa berbuat apa-apa. Saya bisa menyebutnya... cinta.” (hal.368)

Kinanthi akhirnya pulang. Menemui bapak ibunya di rumah paling reyot sedunia. Menjumpai Hasto, adik yang dulu selalu digendongnya. Hingga akhirnya bertemu dengan Ajuj, meskipun kesan pertama yang didapatinya tidak sama dengan imajinasinya setelah terpisah waktu dan jarak.

Pertemuan pertama dengan Ajuj, Kinanthi bersikap acuh. Menganggap bahwa galaksi cinta tak pernah ada berdasarkan keilmuannya. Ia berkata-kata dengan berbagai istilah yang tak dipahami Ajuj. Jarak keduanya begitu jauh.

Pertemuan kedua setelah wasiat Mbah Gogoh tersampaikan. Kinanthi mengaku bahwa selama hampir dua puluh tahun itu kenangan tentang Ajuj tidak pernah hilang. Galaksi cinta selalu ada.

Jika engkau mulai berbicara dengan bahasa perasaan, secerdas apapun otakmu, itu tidak akan banyak menolongmu. (hal 433)

 

Kejadian tak terduga menjelang keberangkatan Kinanthi ke Amerika adalah gempa Yogya. Ia segera menengok dusunnya. Memastikan bapak-ibunya baik-baik saja. Juga Ajuj.

Ajuj diketahui ke gunung gamping selepas subuh. De javu. Seperti masa kecilnya dulu, saat Kinanthi berlarian di bawah hujan setelah warga memberitahukan bahwa gunung gamping longsor. Kini ia buru-buru ingin menuju ke sana.

Setelah ditemukan, akhirnya Ajuj dibawa ke rumah sakit. Ia koma. Satu bulan, Kinanthi menungguinya. Ia juga yang menanggung semua biayanya.

Tak bisa berlama-lama di Indonesia, Kinanthi kembali ke Amerika. Menyelesaikan naskahnya hingga persiapan launching novel ‘semi-autobiografi’: Galaksi Cinta.

Hasto sering mengabarkan perkembangan Ajuj. Terakhir, keluarga Ajuj ingin mengikhlaskan saja. Sudah setahun koma, mereka ingin Ajuj segera tenang. Kinanthi melarang dokter untuk mencabut alat bantu. Tunggu hingga akhir pekan.

Di saat yang sama, Zhaxi yang sudah empat tahun bersama Kinanthi, menyampaikan apa yang selama ini membuncah di hatinya. Kotak yang berisi cincin menjadi persembahan malam itu.

Akankah Ajuj sadar setelah setahun tertidur? Akankah Kinanthi menerima cinta Zhaxi?

 

Selain soal cinta, novel ini juga kaya akan eksplorasi budaya setempat. Seperti upacara Serabi Kocor, ritual Munggah Molo, dan upacara Labuhan saat satu Sura.

Juga penjelasan tentang tembang-tembang Jawa yang sesuai dengan urutan kehidupan manusia. Dari lahir hingga mati. Salah satunya tembang Kinanthi, berasal dari kata kanthi atau tuntun, dituntun supaya setiap anak manusia bisa berjalan menempuh kehidupan di alam dunia.

Tidak lupa selipan persoalan agama yang diperjuangkan Asma, ibu asuh Kinanthi. Ia seorang pengkritik dan pejuang kesetaraan perempuan. Terakhir yang paling parah, Asma menjadi imam bagi laki-laki dan perempuan di dalam gereja.

 

Pesan moral novel ini kurang lebih tentang ketidakmampuan negara untuk menyejahterakan rakyatnya. Masalah ekonomi kerap membuat seseorang melakukan apa saja.

Soal Kinanthi dan Ajuj, barangkali orang yang berjasa di masa kecil memang akan selalu terkenang. Akan selalu berarti. Cinta kadang tidak bisa dipahami dengan kemampuan intelektual. Cinta pun kadang tidak harus diperjuangkan, meskipun seseorang tidak meragukan rasanya terhadap orang lain.

Rasa semacam ini juga harus bisa membedakan antara ‘mencintai’ dan ‘memiliki’. Karena... suatu saat, mencintai adalah memutar hari tanpa seseorang yang engkau sayangi. Sebab, dengan atau tanpa seseorang yang engkau kasihi, hidup harus tetap berjalan.


*tulisan saya lagi kacau nih (emang biasanya engga?) besok-besok deh diedit :(