Cukup Lihat Sampul, Gunakan 8 Poin Ini Saat Membeli Buku

Anis
Karya Anis  Kategori Inspiratif
dipublikasikan 30 Agustus 2016
Cukup Lihat Sampul, Gunakan 8 Poin Ini Saat Membeli Buku

 

Ada yang suka ke toko buku trus bingung mau beli buku yang mana? Rasanya emang ada yang kurang kalo udah ke tokbuk, tapi pulangnya gak bawa buku baru.

Dengan hanya melihat sampul buku, kamu bisa memutuskan untuk membelinya. Gak perlu nunggu rekomendasi dari temen atau baca review online. Apa saja itu? Cekidot.

 

1. Blurb

Blurb adalah penjelasan singkat tentang isi di sampul belakang buku yang telah terbit. Tujuannya untuk menarik minat baca dan keputusan membeli pembaca. Blurb menjadi kunci bagi sebuah buku untuk bernapas dan hidup di pasaran.

Ini pasti bagian yang paling kita cari saat pertama memegang buku. Dengan membaca sekilas, kita bisa langsung memutuskan untuk say yes or no membeli buku tersebut.

 

 

2.  Pengarang

Nama pengarang yang sudah tersohor, tentu tidak diragukan lagi tulisan-tulisannya. Sekali ia mampu membuat karya keren dan memiliki fans, maka buku selanjutnya hampir dapat dipastikan akan mengikuti jejak buku sebelumnya.

 

Tahukah kamu, novel ini tidak menuliskan blurb di sampul belakangnya. Tapi, siapa yang meragukan karya penulis Tetralogi Laskar Pelangi ini?

 

3.   Endorsement

Endorsement adalah pendapat dari seseorang atas sebuah buku. Entah itu mengenai kelebihan isi buku atau saran mengapa kamu harus ikut membaca buku tersebut.

Ini pengalaman nyata saya. Waktu itu bingung mau pulang dengan bawa novel yang mana. Terlalu banyak yang diinginkan. Terlalu banyak pilihan.  Sementara budget tidak bisa dilonggarkan. Akhirnya, saya memilih novel ini karena ada endorsement singkat dari Andrea.  Konyol, ya?

Sengaja dipotong. Coba tebak apa judul buku ini.

 

4.  Label

 

a.  Best-seller

Label yang ini memang bukan acuan mutlak tentang kualitas buku. Best-seller kan artinya penjualan terbaik. Dan lagi, pembeli dari setiap buku memiliki seleranya masing-masing. Meskipun demikian, tidak ada salahnya jika mempertimbangan membeli buku dengan alasan ini.

Barusan nemu kalo novel 5 cm ini tersedia di amazon.com, labelnya Mega Best-Seller, lagi. Wew!

 

b. Label internasional

Untuk yang ini, biasanya terdapat pada buku-buku terjemahan. Jika dari negara asalnya saja sudah dianugerahi best-seller, trus bisa tembus ke berbagai negara, apalagi yang perlu diragukan dari kualitas buku seperti ini?

 

 

5.  Penerbit

Menurut saya, penerbit juga bisa menjadi pertimbangan yang gak kalah penting saat memutuskan membeli buku. Kadang saya berpikir begini, “Buku ini diterbitkan oleh *** (gak usah disebut nama penerbitnya), pasti isinya juga bagus.”

Yah, meskipun saya juga tidak pernah melakukan survei terhadap para penerbit itu. Tapi saya pikir, tiap penerbit pasti sudah melalui proses panjang agar buku terbitannya berkualitas. Terlebih penerbit mayor. Meskipun memang, penerbit indie juga tidak sedikit menelurkan karya yang tidak kalah keren.

 

6.  Judul

Judul adalah hal pertama yang pastinya kita ingat dari sebuah buku. Judul yang tidak biasa, tidak jarang mengundang pembaca untuk mengetahui isinya.

Untuk contoh yang ini saya pinjam buku dari bapak CEO. Kita terbiasa mendengar istilah ‘Sehidup Semati’. Lalu, apa yang muncul di benak pembaca saat ditawarkan istilah ‘Sehidup Sesurga’?

 

 

7. Tampilan

Penampakan ini bisa berupa desain grafis cover yang menarik, tebal-tipis buku, warna kertas, dan lain-lain --yang gak kudu buka sampul plastiknya.

dulu saya beli buku ini salah satunya karena pinggirnya yang warna-warni :D  coba tebak buku karya siapa...

 

8. Harga

Jika di sampul buku terdapat harga, maka kita bisa mengira-ngira kemampuan si kantong. Apalagi kalo udah di bookfair, banyak buku dibanderol dengan harga murah yang menggiurkan untuk segera memborongnya.

 

Ada lagikah yang bisa dilihat dari cover untuk memutuskan membeli buku? Sila ditambahkan.


 

Sumber gambar: atas, 1, 2, 3, 4b, 6, dan 7.