Punggung yang Lelah

Anis
Karya Anis  Kategori Lainnya
dipublikasikan 24 Juli 2016
Punggung yang Lelah

Ada punggung yang lelah,
saat si empunya memikul beban mulai ujung bahunya.
Ditambah kaki yang kian letih melangkah.

Ada yang tak terlihat
dari sekadar punggung yang lelah.
Mengapa kamu harus membebankan sesuatu
pada pundak
hingga ke punggungmu.
Mengapa kamu harus merasa berat.
Mengapa kaki yang letih
masih tetap kaulangkahkan.

Ada banyak harapan yang dititipkan
pada beban di punggung itu.
Mimpi-mimpi yang kaurapal
dalam doa
setiap pagi, petang, hingga tengah malam.

 

Kamu hanya perlu minta
agar pundakmu lebih dikuatkan,
bukan agar beban itu lebih ringan.

 

Pada titik tertentu, kamu perlu mengistirahatkan dirimu.
Duduk, perhatikan apa saja yang melintas di depan pandanganmu.
Lihat sepatu-sepatu yang ada di kaki setiap pejalan.
Hilir mudik untuk sampai tujuan masing-masing.

Dan kamu, hendak kemana langkah kakimu?
Jangan sampai hingga kakimu payah, ternyata kamu salah jalan,
atau malah tidak punya tujuan?

Lepaskan sejenak beban di bahumu.
Bebaskan punggungmu.

 

 

thumbnail
Surabaya, 24 Juli 2016 pagi.


  • 31 
    31 
    1 tahun yang lalu.
    Punggung dibebastugaskan aja..masih bisa nitip di punggung si dia.. huehehe

    • Lihat 6 Respon

  • DEBORA KAREN
    DEBORA KAREN
    1 tahun yang lalu.
    Kalo bukan puisi lantas apa?

    • Lihat 44 Respon