Hidup dan Kepura-puraan

Anis
Karya Anis  Kategori Lainnya
dipublikasikan 08 April 2016
Hidup dan Kepura-puraan

 

Pura-pura bahagia

 

Pernahkah kamu menyembunyikan kesedihanmu?
Pernahkah kamu merasa bahwa masalahmu cukup kamu saja yang menyimpannya?
Mungkin kamu belum percaya pada orang yang kamu hendak berbagi cerita dengannya.
Mungkin orang yang sesuai dengan inginmu belum hadir. Atau mungkin kamu memang introvert.

Sesekali kamu bersedih tentang hal-hal yang tidak sejalan.
Tidak sejalan dengan hatimu. Tidak sejalan menurut mereka.
Orang-orang selalu berisik, ya. Selalu ikut campur –entah peduli, sok tau, atau basa-basi.

Terkadang perbedaan membuatmu sedih. Kali ini bukan tentang perbedaan yang memberi keindahan.
Ada masa dimana dulu kamu merasa berbeda. Mungkin karena kamu tidak mau tahu tentang dunia mereka.
Mungkin kamu terlalu banyak berprasangka negatif.

 

Ada banyak kepura-puraan di dunia ini. Ada banyak manusia yang memakai topeng.
Entah topeng kebaikan atau keburukan. Entah topeng kebahagiaan atau kesedihan.
Mungkin kamu menjadi salah satunya.

Orang-orang sering hanya melihat luaran. Hanya kulitnya, hanya cover-nya, hanya yang nampak oleh indera lihatnya.
Lalu mau apa? Hanya itu yang bisa mereka lihat. Kecuali kita mau menunjukkan siapa diri kita yang sebenarnya.

 

Kamu mau bersedih?
Mereka tidak akan tahu air mata yang kamu teteskan. Air mata yang menemanimu tiap malam.
Orang-orang itu memang masa bodoh terhadapmu. Kamu mau apa?

Kali ini kamu perlu menutup telinga untuk menghindari setiap kata yang mereka ucap.
Biarkan. Biarkan hingga mereka lelah ‘menghina’ karena kamu tidak memedulikannya. Lama-lama mereka akan lelah.

Kamu hanya perlu membuktikan bahwa dirimu benar. Bukan membuktikan bahwa mereka salah. Dua hal yang berbeda.

 

Berpura-pura saja. Pura-pura bahagia. Pura-pura optimis. Pura-pura semangat.
Hidup terkadang dimulai dengan kepura-puraan yang kemudian berubah menjadi terbiasa dan kebiasaan.
Pada akhirnya, kebiasaan akan bersatu dengan dirimu, utuh.

Dan percayalah, air mata tidak melulu dihadirkan untuk kesedihan. Ada kebahagiaan yang membutuhkan air mata.


 

 Surabaya, 8 April 2016 23.56


  • DEBORA KAREN
    DEBORA KAREN
    1 tahun yang lalu.
    Ini tulisan udah ganti berapa judul ya? Konsisten dong bu

    • Lihat 2 Respon

  • DEBORA KAREN
    DEBORA KAREN
    1 tahun yang lalu.
    Bu, pretend itu apa?
    Saya gak mau baca sebelum tau artiny.
    Camkan itu !!!

  • Hilmi Robiuddin
    Hilmi Robiuddin
    1 tahun yang lalu.
    Jadi ingat bahwa topengku masih ku pakai,.

    • Lihat 43 Respon

  • Chairunisa Eka 
    Chairunisa Eka 
    1 tahun yang lalu.
    You know??
    saya sudah lunas ya hutang tantangannya silahkan di liat