SURAT CINTA TERUNTUK BAPAK RIDWAN KAMIL

Anisa Fauzia
Karya Anisa Fauzia Kategori Inspiratif
dipublikasikan 26 Agustus 2016
SURAT CINTA TERUNTUK BAPAK RIDWAN KAMIL

Adalah sebuah harapan dan cita-cita yang terus menyala untuk seorang pemimpin. Sebuah tekad dan usaha yang selama ini telah Bapak emban.  Sungguh telah Allah pilihkan Bapak untuk memimpin kami.

Bapak Ridwal Kamil, Negeri ini berdiri begitu kokoh, angkuh tak terkalahkan, banyak sekali kekayaan negeri ini yang tak dimiliki negeri lain, namun nyatanya banyak pula yang hilang dari bangsa ini, salah satunya ialah keteladanan seorang pemimpin. Sungguh kami merindukan perilaku-perilaku luhur terpuji yang mengiringi tingginya kedudukan.

Bapak Riwan Kamil, Kami tahu setiap manusia punya keterbatasan, pun juga Bapak. Namun kami percaya satu tindakan adil seorang pemimpin bisa memberi rasa aman pada berjuta hati, satu ucapan jujur seorang pemimpin bisa memberi ketenangan pada berjuta jiwa, satu gaya hidup sederhana seorang pemimpin bisa menggerakkan berjuta manusia, begitulah kata salah satu ‘ulama kita.

Bapak Ridwan Kamil, kami tau, kendali sebuah bangsa atau pun daerah takkan mampu di pikul oleh satu orang saja, maka dari itu kami melihat sesiapapun yang ada bersama bapak. Beruntung sekali Bapak miliki seorang istri yang tegaknya mendukung yang tunduknya mendo’akan, berada pada setiap langkah dan perjuangan Bapak, kemudian Bapak balas dengan penghormatan dan cinta kasih kepadanya.

Barang kali pernah bapak mendengar, apa yang di katakan seorang pemimpin yang adil. Ialah ‘Umar ibn ‘Abdil ‘Aziz, beliau mengatakan “Saudara-saudara, barangsiapa menyertai kami maka silahkan menyertai kami dengan lima syarat, jika tidak maka silahkan meninggalkan kami; yakni, menyampaikan kepada kami keperluan orang-orang yang tidak dapat menyampaikannya, membantu kami atas kebaikan dengan upayanya, menunjuki kami dari kebaikan kepada apa yang kami tidak dapat menuju kepadanya, dan jangan menggunjingkan rakyat di hadapan kami, serta jangan membuat-buat hal yang tidak berguna.”

Betapa banyak kaum ulama yang mendo’akan dan memilih bapak, betapa banyak cendikia yang berdiri dibelakang bapak, tanpa bayaran apapun teguh tegap membela. Betapa banyak kaum muda yang menyuarakan aspirasi dan harapannya kepada bapak, kemudian bapak belajar dari mereka dan kelak Bapak mampu menjelma diri menjadi seperti apa yang di sampaikan Rasululloh SAW, “Sebaik-baik pemimpin adalah yang kalian mencintainya dan dia mencintai kalian. Yang kalian doakan dan dia mendoakan kalian.”

Bapak Ridwan Kamil, betapa banyak yang mencintai bapak, menjadikan bapak sebagai sosok yang luar biasa. Pribadi yang santun mengiringi tegasnya kepemimpinan, Lembutnya prilaku mengiringi gagahnya keadilan.

Bapak Ridwan Kamil, satu hal yang membuat saya takjub kepada bapak, ialah kecerdasan berpikir dan daya kreatifitas bapak, berbekal menjadi seorang dosen membuat bapak miliki point lebih. Bukan sebuah kebetulan jika banyak guru di dunia ini menjadi seorang pemimpin, “stonewall” Jackson, misalnya, yang kita kenal sebagai pahlawan konfederasi, adalah seorang profesor di Institut Kemiliteran Virginia. Atau yang lainnya, Kolonel Joshua Chamberlain, komandan dari Maine ke-20,  Chamberlain menjadi seorang professor retorik di Bowdoin College.

Mengapa saya berkata demikian? karena bagi saya, berbekal seorang "pengajar" adalah cara paling arif untuk membantu orang lain, mengabdikan diri pada sesama.

Bapak Ridwan Kamil, tantangan kedepan akan semakin berat, pastilah bapak dapat lalui itu.

Semoga bapak senantiasa di Rahmati Allah.

Untuk menutup tulisan ini, ijinkan saya melantunkan sebuah do’a:

“Ya Allah, jadikanlah pemimpin kami orang yang baik. Berikanlah taufik kepada mereka untuk melaksanakan perkara terbaik bagi diri mereka, bagi Islam, dan kaum muslimin. Ya Allah, bantulah mereka untuk menunaikan tugasnya, sebagaimana yang Engkau perintahkan, wahai Rabb semesta alam. Ya Allah, jauhkanlah mereka dari teman dekat yang jelek dan teman yang merusak. Juga dekatkanlah orang-orang yang baik dan pemberi nasihat yang baik kepada mereka, wahai Rabb semesta alam. Ya Allah, jadikanlah pemimpin kaum muslimin sebagai orang yang baik, di mana pun mereka berada.”

Wassalam.

BANDUNG, 12 MEI 2016

  • view 263