Sumbangsih Puan Maharani Memajukan Negara-negara OKI

Anis Jaya
Karya Anis Jaya Kategori Teknologi
dipublikasikan 12 September 2017
Sumbangsih Puan Maharani Memajukan Negara-negara OKI

Ikut mendampingi Wakil Presiden, Jusuf Kalla, ke Kazakhstan, Puan Maharani turut menyumbangkan ide dan gagasannya untuk memajukan negara-negara Islam, khususnya yang tergabung dalam Organisasi Kerjasama Islam (OKI).

Dalam konteks ini, Puan Maharani menyebutkan keinginan Indonesia untuk ikut bekerja bersama memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi karena itulah salah satu jalan yang bisa mengangkat harkat dan martabat dunia Islam di mata dunia Internasional.

Pada pertemuan rutin tersebut, sejumlah negara yang tergabung dalam OKI memang membahas beberapa isu yang berkembang, terutama yang berkaitan dengan negara-negara dengan penduduk Islam. Mulai dari pendidikan, sosial, ekonomi, dan termasuk juga isu-isu kemanusiaan yang berkembang yang terjadi dalam dunia Islam.

Puan Maharnai menyambut baik good will dari para pemimpin dan delegasi negara untuk menjadikan Iptek sebagai cara memperkuat sekaligus mengejar ketertinggalan. Setidaknya, kerjasama yang bisa dibangun adalah Pendidikan, pelatihan, dan riset.

Maka, penting untuk segera menyusun strategi dan agenda bersama untuk mengurangi kesenjangan kemajuan Iptek antara negara-negara OKI dengan negara maju.

Menurut Puan Maharani, Indonesia siap membantu dan memberikan dukungan dalam bentuk kerjasama dengan negara-negara anggota OKI lainnya, terutama dalam beberapa aspek dimana Indonesia sudah cukup maju dalam mengembangkan itu, seperti dalam riset pengembangan teknologi komunikasi, konstruksi, energi, pertanian dan kelautan.

Dalam beberapa bidang itu, menurut Puan Maharani, Indonesia sudah cukup maju dan bisa menjadi kontribusi penting Indonesia dalam kerjasama Iptek tersebut. Artinya, Indonesia siap menjadi bagian penting dalam upaya memajukan negara-negara OKI, terutama dalam konteks pengembangan Iptek.

Puan Maharani mengingatkan pentingnya Iptek dalam menunjang kemajuan sebuah negara sebab perbedaan yang paling mencolok dengan negara-negara maju terletak pada kemajuan di bidang ipteknya. Negara maju begitu bersemangat melakukan kerja-kerja produktif untuk meningkatkan iptek sebagai sebuah keniscayaan, dan itulah yang harus menjadi acuan sehingga negara-negara yang tergabung dalam OKI (dimana masih berkutat dengan status “Negara Berkembang”) bisa ikut mewarnai dunia internasional, tidak hanya konsumen dari produk-produk Iptek mereka yang membanjiri.

Inilah wujud konsistensi Puan Maharani yang begitu intens untuk menjadikan Iptek sebagai bagian dari pembangunan menuju kemajuan. Dalam konteks dalam negeri, posisinya sebagai Kemenko PMK yang membawahi Kemendikbud dan Kemenristek, telah banyak melakukan kerja untuk memajukan dunia pendidikan dan Iptek tanah air. Karena Puan Maharani menyadari betul, bahwa Indonesia akan dipertimbangkan dalam dunia Internasional, diantaranya dengan memajukan dunia pendidikan dan ipteknya.

  • view 73