Kerja Utama Puan Maharani: Luar Biasa!

Anis Jaya
Karya Anis Jaya Kategori Politik
dipublikasikan 09 Juli 2017
Kerja Utama Puan Maharani: Luar Biasa!

Kerja Utama Puan Maharani: Luar Biasa!

Untuk membaca apa dan bagaimana sebenarnya tugas dan kerja Puan Maharani, maka perlu dijelaskan sekali lagi, bahwa tugas Puan Maharani sebagai Menko PMK lebih berkaitan dengan tugas koordinatif dan sinkronisasi. Jadi, tak perlu muluk-muluk dengan mengharapkan Puan Maharani membuat kebijakan atau gebrakan-gebrakan layaknya Kementerian Teknis, toh, kalau memang mau membandingkan, kerja Puan Maharani sebagai Menko bisa disejajarkan hasilnya dengan Menko yang lain, atau mungkin lebih baik.

Terhadap banyak anggapan miring yang menegasikannya sebagai menteri yang tidak bekerja dan tidak layak, itu hanya persoalan perspektif saja, atau jika mau dikerucutkan hanya soal suka dan tidak suka. Mereka yang antipati terhadap Puan Maharani hanya bisa dikategorikan dalam tiga kelompok; malas mencari informasi, lawan politik, dan dari awal memang tidak suka.

Terhadap tipikal yang seperti ini sejatinya penjelasan seperti apapun hanya akan dianggap bualan. Tapi pembaca yang budiman, tentulah bukan bagian dari kategori tersebut.

Kerja utama Puan Maharani sejatinya merupakan kerja yang luar biasa karena berkaitan dengan manusia dan kebutuhan dasar fundamentalnya serta budayanya. Puan Maharani melatakkan sebuah pijakan dasar, bahwa kerangka pembangunan manusia dan kebudayaan adalah untuk meningkatkan kualitas dan kapabilitas manusia Indonesia serta membangun karakter manusia Indonesia.

Dalam koteks inilah sebenarnya ada 6 kerja utama Puan Maharani yang menjadi isu strategis dalam koordinasi pembangunan manusia dan kebudayaan, yaitu : 1. Jaminan pemenuhan kebutuhan dan pelayanan dasar; 2. Penanggulangan kemiskinan; 3. Perlindungan anak, perempuan dan kaum marjinal; 4. Pemberdayaan Masyarakat; 5. Peningkatan kapasitas inovasi dan teknologi; serta 6. Revolusi Mental.

Dalam konteks 6 kerja utama ini, setidaknya ada beberapa perubahan signifikan yang dirasakan melalui pencapaian dan bukti kerja Puan Maharani yang dirasakan oleh masyarakat secara langsung. Melalui program jaminan sosial, pemerintah hadir untuk membantu pemenuhan kehidupan masyarakat langsung. Kemiskinan bisa diturunkan dan terendah sejak sepuluh tahun terakhir. Revolusi mental mulai menemukan ritmenya ketika “dipaksa” untuk menjadi nilai-nilai utama bagi para pejabat Negara, PNS, dan di lingkungan pemerintahan.

Ke-enam kerja utama yang menjadi “jangkar metafisis” kebijakan Kemenko PMK untuk tahun 2017 ini merupakan bentuk komitmen Puan Maharani untuk membangun manusia melalui jaminan dan bantuan sosial, pendidikan, kesehatan, dan pemenuhan kebutuhan dasar yang menjadi syarat kesejahteraan sekaligus prasyarat untuk dapat dikatakan manusia yang Indonesia yang berkarakter, berintegritas, mandiri, mempunyai semangat dan etos kerja.

Artinya, kerja utama Puan Maharani adalah mendeliver ke enam poin tersebut melalui kebijakan-kebijakan yang substantif dan tepat sasaran dan guna.

  • view 52