Menimba Ilmu dan Pengalaman

Anis Jaya
Karya Anis Jaya Kategori Inspiratif
dipublikasikan 05 Juni 2017
Menimba Ilmu dan Pengalaman

Puan Maharani melakukan kunjungan ke Korea Selatan bukan untuk jalan-jalan, apalagi plesiran, melainkan untuk belajar; menimba sebanyak ilmu dan pengalaman dari negara yang berpengalaman. Dalam konteks persiapan Asian Games 2018 yang digenjot oleh pemerintah, berkunjung ke Korea Selatan merupakan cara yang jenius karena pada penyelenggaraan sebelumnya, sukses melaksanakan Asian Games 2014. Beberapa hasil fundamental didapatkan sebagai oleh-oleh berharga, untuk diaplikasikan di Indonesia.

Kerjasama dalam bidang IT dengan Sangyong Information and Communication Cooporation (SICC) bisa terealisasikan sehingga hal ihwal yang berkaitan dengan IT, mulai dari scorring digital hingga penyajian data hasil yang tepat dan akurat, bukan lagi menjadi persoalan. Tidak hanya itu, kerjasama tersebut sangat menguntungkan bagi Indonesia, terutama karena ada proses pembelajaran dan transfer of knowledge yang bisa didapatkan oleh SDM kita (terutama perusahaan IT lokal) sehingga dapat meningkatkan kemampuan dan kapasitasnya. Ini proses belajar yang pertama.

Selain itu, seiring dengan dikebutnya berbagai fasilitas dan venue di Jakarta maupun di Jakabaring, Puan Maharani juga mengunjungi Incheon International Velodrome, yang pada tahun 2014 silam digunakan untuk cabang balap sepeda (track). Menurut Puan Maharani, Indonesia yang saat ini sedang membangun velodrome berstandard internasional dan akan mendapatkan sertifikasi dari UCI, perlu belajar dari venues ini. Bukan hanya pada saat digunakan saja, tapi bagaimana pengelolaannya setelah event selesai. Itu yang penting. Ini proses belajar yang kedua.

Puan Maharani mengatakan, bahwa “kunjungan ini dilakukan untuk memperoleh informasi terkait pengalaman Korea Selatan membangun veldrome untuk penyelenggaraan event olahraga Internasional dan pengelolaannya setelah event tersebut”, tegasnya.

Apa yang dilakukan oleh Puan Maharani ini menjadi momentum untuk semakin fokus mempersiapkan Asian Games 2018 dengan tambahan ilmu dan pengalaman yang berharga sebagai modal untuk percepatan selanjutnya. Terutama karena masih banyak kekurangan yang harus segera diperbaiki, soal infrastruktur, wisma atlit, cabang olahraga, dan soal finansial.  

Dari sini dapat kita pahami, bahwa dalam kapasitasnya sebagai pejabat negara, seorang menteri, dan Wakil Pengarah untuk Asian Games 2018, Puan Maharani menunjukkan sikap rendah-hati untuk belajar; menimba ilmu dan pengalaman. Tak perlu ada kata malu untuk kepentingan yang lebih baik bagi bangsa dan negara tercinta. Bagi Puan Maharani, ilmu dan pengalaman adalah kekayaan.

Sehingga apa yang didapatkan dari kunjungan Puan Maharani ke Korea Selatan benar-benar bermanfaat untuk semua pihak, terutama dalam melakukan semua persiapa yang berkaitan dengan Asian Games 2018.