Bara Nasionalisme Puan Maharani

Anis Jaya
Karya Anis Jaya Kategori Politik
dipublikasikan 25 Mei 2017
Bara Nasionalisme Puan Maharani

Tentu kita masih ingat, bahwa untuk menjadikan Indonesia Hebat, Puan Maharani merumuskan konsep kemandirian dan pembangunan karakter bangsa. Membangun karakter bangsa, selain meniscayakan pentingnya sumber daya manusia yang gandar juga menyaratkan adanya semangat bara nasionalisme.

Artinya, semangan untuk tetap mengobarkan rasa nasionalisme bangsa menjadi syarat penting untuk menjadikan Indonesia hebat. Itulah gagasan Puan Maharani, yang semakin memuncak ketika menyaksikan langsung latihan tempur Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) Tentara Nasional Indonesia (TNI) 2017 di Kab. Natura, Kepulauan Riau.

Bara nasionalisme Puan Maharani semakin kuat ketika menyaksikan kekompakan pasukan TNI yang merepresentasikan kesiapan untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari segala bentuk ancaman. Apa yang dilihatnya, setidaknya menciptakan rasa aman.

Urgensi dari itu semua adalah, bagaimana bara nasionalisme harus dijaga sebagai sebuah gerakan untuk menjaga keutuhan bangsa dari berbagai permasalahan yang ada. Sebab, tanpa nasionalisme yang kuat, menurut Puan Maharani, sebuah bangsa hanya akan menunggu waktu untuk (di)hancur(kan), karena rongrongan yang semakin kuat dari dunia luar. Sehingga, nasionalisme menjadi syarat utama untuk menguatkan pertahanan kita dari keterpurukan.

Tak hanya itu, apa yang disaksikan Puan Maharani hari itu juga membuatnya bangga dan yakin akan kesiapan TNI untuk menjaga NKRI. Bahkan hati Puan Maharani bergetar ketika menyaksikan “parade” luar biasa dari para pasukan TNI. Getaran itu, muncul semakin kuat menjadi detak yang semakin menghidupkan gelora nasionalisme, dan itulah sejatinya yang dibutuhkan oleh segenap kita, bahwa nasionalisme tak bias padam oleh apapun.

Bagi Puan Maharani, hal ini menjadi penting, terutama ketika akhir-akhir ini Indonesia sedang dilanda persoalan klasik yang mencuat kembali dengan intensitas yang lebih mengerikan, yaitu munculnya kelompok-kelompok radikal dan intoleran. Terlebih, ada keinginan kuat untuk mengganti ideologi bangsa ini.

Tentu, salah satu alasan penting kenapa ini terjadi dikarenakan mulai memudarnya rasa nasionalisme kebangsaan kita, terkalahkan oleh berbagai anasir baru yang tampil lebih “menarik”, meski pada ujungnya hanya akan membuat bangsa ini tercabik-cabik.

Maka, bagi Puan Maharani, salah satu kerja tanpa henti masing-masing kita adalah bagaimana untuk terus menerus mengobarkan semangat dan gelora nasionalisme, sehingga Indonesia menjadi lebih kuat dan hebat. “NKRI adalah harga mati! Bara Nasionalisme adalah kunci!” Itulah semangat Puan Maharani untuk membangun negeri.

  • view 39